JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Cara generasi muda memandang kesehatan terus berubah. Bagi Gen Z, menjaga kesehatan kini tidak lagi sekadar soal kondisi fisik, tetapi juga mencakup kesehatan mental, emosional, hingga hubungan sosial, Senin (5/10/2026).
Temuan Asia Pacific Wellness Culture Survey 2026 menunjukkan semakin banyak Gen Z dan Milenial di Indonesia yang aktif menerapkan kebiasaan untuk mendukung kesehatan dan kebugaran dalam kehidupan sehari-hari. Survei yang dirilis Herbalife Indonesia itu menemukan 72 persen Gen Z dan 79 persen Milenial mengaku kini lebih sering melakukan aktivitas terkait kesehatan dibandingkan tiga tahun lalu.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 71 persen. Aktivitas yang dilakukan pun beragam, mulai dari olahraga seperti lari, padel, pickleball, gym, pilates, futsal, hingga hiking.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Olahraga Jadi Bagian Interaksi Sosial
Menariknya, kegiatan kesehatan kini kerap menjadi bagian dari interaksi sosial dan dibagikan melalui media sosial. Olahraga tidak lagi sekadar rutinitas pribadi, tetapi juga ruang bertemu dan memperkuat pertemanan.
Pergeseran ini menunjukkan generasi muda menempatkan kesehatan sebagai gaya hidup, bukan kewajiban. Mereka cenderung memilih aktivitas yang menyenangkan dan berkelanjutan agar konsisten dijalankan dalam jangka panjang.
Kesehatan Mental Ikut Diperhatikan
Selain kebugaran fisik, perhatian pada kesehatan mental dan emosional turut meningkat. Banyak anak muda menyadari bahwa kesejahteraan mental berpengaruh besar terhadap kualitas hidup dan produktivitas sehari-hari.
Temuan ini menjadi sinyal positif bahwa kesadaran hidup sehat di kalangan generasi muda Indonesia terus tumbuh. Tantangannya kini adalah menjaga momentum agar kebiasaan baik tersebut bertahan dalam jangka panjang.









