JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Bagi penderita kadar asam urat tinggi, memilih buah yang tepat dalam pola makan harian dapat membantu mengelola kondisi karena sejumlah buah kaya vitamin C, antioksidan, serat, dan air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Buah Kaya Vitamin C dan Antioksidan
Asam urat terbentuk ketika tubuh memecah purin. Ketika produksinya berlebih atau ginjal tidak mampu membuangnya secara optimal, kadarnya meningkat dan memicu hiperurisemia yang bisa membentuk kristal di sekitar sendi. Kondisi ini menimbulkan nyeri, kemerahan, rasa panas, hingga pembengkakan.
Jeruk kaya vitamin C yang membantu tubuh mengeluarkan asam urat melalui urine, sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk buah utuh. Stroberi mengandung vitamin C dan antioksidan yang melawan stres oksidatif, sekaligus relatif rendah purin. Ceri mengandung antosianin bersifat antiinflamasi yang sejumlah penelitian kaitkan dengan penurunan risiko serangan gout.
Buah Tinggi Air untuk Bantu Buang Asam Urat
Alpukat menyediakan lemak tak jenuh tunggal, vitamin E, dan serat yang membantu menjaga rasa kenyang serta mendukung pengelolaan berat badan. Namun konsumsinya perlu dalam jumlah wajar karena kalorinya cukup tinggi.
Mentimun dan semangka memiliki kandungan air tinggi yang membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Asupan cairan yang cukup penting bagi penderita asam urat karena membantu ginjal membuang asam urat melalui urine. Penderita asam urat juga sebaiknya membatasi makanan tinggi purin seperti jeroan dan menghindari alkohol berlebihan.









