8 Kesalahan Orang Tua Bikin Anak Kurang Disayangi

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

8 Kesalahan Orang Tua Bikin Anak Kurang Disayangi. (Foto: Dok. Sumber Berita)

8 Kesalahan Orang Tua Bikin Anak Kurang Disayangi. (Foto: Dok. Sumber Berita)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Sejumlah sikap orang tua yang tampak sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti membandingkan anak hingga mengabaikan usahanya, bisa membuat anak merasa kurang disayangi dan memengaruhi perkembangan emosionalnya.

Sikap yang Sebaiknya Dihindari

Hubungan yang hangat antara orang tua dan anak menjadi fondasi penting bagi perkembangan emosional anak. Ketika kebutuhan emosionalnya terpenuhi, anak cenderung lebih mudah membangun rasa percaya diri dan merasa aman. Sebaliknya, pola komunikasi dan pengasuhan yang kurang tepat dapat membuat anak mempertanyakan penerimaan orang tuanya.

Baca Juga:  10 Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Minder

Salah satu sikap yang perlu dihindari adalah membandingkan anak dengan saudara, teman, atau anak lain. Kalimat seperti “Kenapa kamu tidak bisa seperti kakak?” mungkin terdengar sebagai dorongan, tetapi justru dapat melukai kepercayaan diri anak.

Mengabaikan usaha anak juga berdampak buruk. Ketika anak sudah berusaha tetapi orang tua hanya melihat hasil akhir, anak bisa merasa usahanya tidak berarti. Orang tua disarankan memberikan apresiasi terhadap proses, bukan hanya hasil.

Baca Juga:  Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini

Hukuman tanpa penjelasan, ekspektasi berlebihan, terlalu sering mengkritik, hingga penerapan aturan yang tidak konsisten juga dapat membuat anak merasa tidak dicintai. Kesibukan orang tua yang membuat waktu untuk anak berkurang turut memengaruhi rasa aman anak.

Untuk itu, orang tua sebaiknya menetapkan harapan yang realistis, memberi ruang bagi anak untuk gagal, serta meluangkan waktu berkualitas untuk hadir dan mendengarkan anak.

Berita Terkait

Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka
Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini
7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa
Bahaya Karbon Monoksida yang Tak Berwarna dan Tak Berbau
5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Merokok secara Bertahap
Maltodekstrin Bukan Gula, Ini Fungsi dan Peran dalam Pangan
7 Negara dengan Visa Kerja Termudah untuk Pekerja
7 Tanda Kecerdasan Emosional Perlu Dilatih Lagi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:08 WIB

7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Bahaya Karbon Monoksida yang Tak Berwarna dan Tak Berbau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:52 WIB

5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Merokok secara Bertahap

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB