Polda Metro Jaya Banyak Mendapatkan Karangan Bunga, Ada Apa?

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Deretan karangan bunga berisi dukungan kepada Polri di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya (Dok. KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo)

Foto: Deretan karangan bunga berisi dukungan kepada Polri di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya (Dok. KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo)

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Pemandangan di depan gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya tampak berbeda, sejak Kamis malam (9/7/2026). Jajaran karangan bunga misterius berderet rapi di area tersebut. Fenomena ini muncul tepat setelah kepolisian berhasil mengungkap tiga kasus mega korupsi serta melakukan penggeledahan besar-besaran di 13 titik wilayah Jakarta hingga Bogor.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantas, ada apa di balik banjirnya kiriman bunga tersebut?

Berdasarkan informasi yang dihimpun hingga Sabtu (11/7/2026) pagi, terdapat sedikitnya enam karangan bunga besar yang terpampang mencolok di depan kantor Ditreskrimsus. Karangan bunga tersebut berisi pesan-pesan dukungan psikologis yang sangat kuat bagi institusi kepolisian untuk mengusut tuntas kasus mega korupsi yang sedang bergulir. Sejumlah tulisan yang tertera di antaranya berbunyi, “Presiden Prabowo bersama Polri, Rakyat bersama Polri”, “Bravo Polri mendukung penuh Polri dalam penegakan hukum”, serta “Jangan mundur, rakyat bersama Polri menjaga NKRI dan hukum negeri”.

Baca Juga:  KPK OTT Bupati Sukoharjo: Modus Potongan Insentif Pegawai dan Setoran OPD Berkode 'Padakno Karo Bapak'

Menariknya, mayoritas dari karangan bunga ini bersifat anonim alias tanpa identitas pengirim yang jelas. Hanya ada satu karangan bunga di pojok kanan yang menyertakan nama pengirim, yaitu “Akbar SH, MH, MM”. Kendati demikian, nama tersebut dinilai sangat umum dan tidak disertai jabatan atau instansi tertentu, sehingga asal-usul pengirimnya tetap menjadi teka-teki misterius.

Karangan bunga ini dilaporkan mulai berdatangan secara bertahap sejak Kamis malam lalu dan jumlahnya terus bertambah seiring memanasnya pemberitaan kasus.

Kemunculan karangan bunga ini bukan tanpa sebab. Ini merupakan respons langsung dari publik setelah Korps Bhayangkara dalam hal ini Polda Metro Jaya bersama Kortas Tipidkor Polri melakukan gebrakan hukum besar pekan ini. Polisi melakukan penggeledahan di banyak titik strategis, termasuk sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor.

Baca Juga:  KPK Amankan 14 Orang dalam OTT Rektorat Unsoed

Dalam penggeledahan di Sentul tersebut, penyidik menemukan barang bukti fantastis berupa uang tunai ratusan miliar rupiah serta tumpukan emas batangan. Rumah tersebut belakangan dipastikan merupakan milik pribadi mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, yang per pagi hari ini dilaporkan telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Persoalan karangan bunga anonim ini menjadi simbol visual dari tingginya harapan publik agar polisi tidak gentar menghadapi tekanan dalam menyidik skandal kakap ini. Polda Metro Jaya pun telah menegaskan komitmennya untuk segera menjadwalkan pemeriksaan terhadap Febrie Adriansyah guna mendalami temuan uang dan emas tersebut setelah seluruh materi penyidikan rampung dirangkai.

Di sisi lain, situasi keamanan di markas Polda Metro Jaya kini terpantau mulai melonggar dibandingkan hari-hari sebelumnya, dengan jumlah kendaraan taktis dan personel Brimob yang mulai dikurangi secara bertahap.

Berita Terkait

KPK Periksa Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Bambang Hermanto
Satori Mangkir dari Panggilan KPK Kasus CSR BI-OJK
Kubu Yaqut Sebut Jaksa Salah Tafsir Biaya dan Kuota Haji
Komisi III DPR Tunda Rapat karena Kabareskrim Absen
Kuasa Hukum Temukan Sembilan Kejanggalan Hukum Acara Perkara Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
KPK Terbitkan 6 SP3: Ada Sekjen DPR Indra Iskandar hingga Eks Ketua DPRD Jatim
Rotasi Massal 176 Pejabat Kejagung: Penyegaran Organisasi atau Pergeseran Dudukan Jaksa Penangan Kasus Kakap?
Dedi Mulyadi Jawab Kritik Menteri HAM Natalius Pigai Soal Perlindungan Hak Korban Kejahatan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:05 WIB

KPK Periksa Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Bambang Hermanto

Selasa, 1 September 2026 - 10:03 WIB

Satori Mangkir dari Panggilan KPK Kasus CSR BI-OJK

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Kubu Yaqut Sebut Jaksa Salah Tafsir Biaya dan Kuota Haji

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:27 WIB

Komisi III DPR Tunda Rapat karena Kabareskrim Absen

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Kuasa Hukum Temukan Sembilan Kejanggalan Hukum Acara Perkara Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB