Pemerintah Siapkan Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Motor Listrik, Insentif Hingga Rp6 Juta

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pemerintah Siapkan Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Motor Listrik, Insentif Hingga Rp6 Juta (foto AI)

Ilustrasi Pemerintah Siapkan Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Motor Listrik, Insentif Hingga Rp6 Juta (foto AI)

JAKARTA, ARGUMENRAKYAT.COM — Pemerintah Indonesia menyiapkan program besar konversi kendaraan bermotor berbahan bakar bensin menjadi kendaraan listrik. Program ini menyasar sekitar 120 juta unit sepeda motor yang saat ini masih menggunakan bahan bakar fosil.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi nasional untuk mempercepat transisi energi serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM). Bahlil Lahadalia selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa pemerintah akan menjalankan program konversi tersebut secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.

“Motor kita yang memakai bensin jumlahnya sekitar 120 juta unit, dan akan dicoba secara bertahap untuk dikonversi menjadi motor listrik,” kata Bahlil usai rapat terbatas bersama Presiden.

Insentif Konversi Rp4–6 Juta per Unit

Untuk mendorong masyarakat ikut beralih ke kendaraan listrik, pemerintah menyiapkan insentif konversi motor listrik. Besaran bantuan yang direncanakan berkisar antara Rp4 juta hingga Rp6 juta per unit motor.

Baca Juga:  Kabar Gembira Mudik 2026: Pemerintah Siapkan Diskon Tiket Pesawat dan Stimulus Fiskal untuk Genjot Ekonomi Nasional

Insentif ini diharapkan dapat membantu menekan biaya konversi kendaraan yang selama ini masih dianggap cukup mahal oleh masyarakat. Seiring perkembangan teknologi, biaya konversi juga diperkirakan semakin murah sehingga program ini bisa diakses lebih luas.

Pemerintah juga tengah merumuskan berbagai skema dukungan tambahan agar masyarakat lebih mudah melakukan konversi kendaraan, termasuk penyederhanaan prosedur dan peningkatan jumlah bengkel konversi resmi.

Dibentuk Satgas Percepatan Transisi Energi

Sebagai bagian dari percepatan program tersebut, Presiden Prabowo Subianto telah membentuk satuan tugas (Satgas) transisi energi nasional. Satgas ini bertugas mempercepat implementasi berbagai program energi bersih, termasuk konversi kendaraan bermotor ke listrik.

Baca Juga:  Polri Miliki 1.179 SPPG, Program MBG Serap Sekitar 58 Ribu Tenaga Kerja

Langkah ini dinilai penting untuk menekan konsumsi BBM di sektor transportasi yang selama ini menjadi salah satu penyumbang terbesar penggunaan energi fosil di Indonesia.

Kurangi Impor BBM dan Emisi Karbon

Selain menekan subsidi energi, program konversi motor listrik juga diharapkan dapat membantu pemerintah mengurangi impor minyak serta menurunkan emisi karbon dari sektor transportasi.

Dengan jumlah sepeda motor yang mencapai puluhan juta unit di Indonesia, konversi kendaraan listrik dinilai menjadi salah satu solusi strategis untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Pemerintah optimistis, dengan dukungan insentif dan regulasi yang semakin jelas, penggunaan kendaraan listrik di Indonesia akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.(**)

Berita Terkait

Menanti Efek Reda Selat Hormuz, Begini Kata Airlangga Hartarto
Harga Minyak Dunia Turun, Banggar DPR RI Minta Pemerintah Tidak Terburu-buru Koreksi Harga BBM
Bagaimana IHSG Hari Ini? Menguat atau Melemah
Anton Permana Ingatkan Ancaman Resesi Global dan Rapuhnya Fiskal Domestik
Rupiah Menguat, Apa yang Terjadi?
IHSG Melemah di Awal Pekan: Bayang Bearish dan Asa Rebound
Purbaya: Jerat Denda untuk Importir “Bandel” di Tanjung Priok
Kadin Jabar Ingatkan Soal Jerat Rupiah dan Bayang-Bayang Kriminalitas

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:00 WIB

Menanti Efek Reda Selat Hormuz, Begini Kata Airlangga Hartarto

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:14 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Banggar DPR RI Minta Pemerintah Tidak Terburu-buru Koreksi Harga BBM

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:47 WIB

Bagaimana IHSG Hari Ini? Menguat atau Melemah

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:01 WIB

Anton Permana Ingatkan Ancaman Resesi Global dan Rapuhnya Fiskal Domestik

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:04 WIB

Rupiah Menguat, Apa yang Terjadi?

Berita Terbaru