Dony Oskaria Tegaskan Transparansi Danantara, Tepis Kekhawatiran Birokrasi Gemuk

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo: Danantara Indonesia

Logo: Danantara Indonesia

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Kritik publik mengalir deras menyelisik urgensi pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Entitas anyar di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ini dituding memicu inefisiensi dan memperpanjang rantai birokrasi. Namun, Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria, segera menepis skeptisisme tersebut melalui jaminan akuntabilitas tata kelola.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di samping itu, efisiensi kelembagaan diukur dari interaksi antara kejelasan fungsi dan akuntabilitas performa. Memvalidasi premis tersebut, Dony memberikan argumentasi definitifnya dalam konferensi pers di Jakarta, sebagaimana dilansir dari Tirto.id, “Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa dengan berdirinya Danantara kami memiliki komitmen yang kuat dari semua level bahwa Danantara ini harus beroperasi secara transparan,” ucap alumnus Universitas Padjajaran itu.

Baca Juga:  Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Menurut Dony, yang juga menakhodai Badan Pengaturan (BP) BUMN, rigositas transparansi ini merupakan mandat universal bagi seluruh perusahaan berpelat merah. Menegaskan komitmen institusional secara komprehensif, ia menambahkan:

“Kita punya komitmen yang kuat bahwa seluruh BUMN, tidak hanya DSI, tetapi seluruh BUMN harus dikelola dengan baik dan transparan,” ungkapnya.

Baca Juga:  DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Di sisi lain, pembenahan internal DSI terus bergulir. Setelah menunjuk Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama, Danantara kini tengah merampungkan rekrutmen dewan komisaris dan direksi. Merujuk pada proses meritokrasi penataan struktur organisasi, ia memaparkan fase mutakhirnya:

“Ini juga sedang dilakukan proses seleksi yang ketat dan Insya Allah mudah-mudahan nanti minggu depan akan ada beberapa nama lagi yang akan diumumkan oleh Danantara menjadi bagian daripada tim,” tegas pria kelahiran Luhak Nan Tuo tersebut.

Berita Terkait

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS
Video Commerce Dinilai Jadi Peluang UMKM Perkenalkan Produk
Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos
Platform AI Bantu Pelaku Usaha Layani Pelanggan via WhatsApp
Kadin: Dunia Usaha Harus Bergerak Kejar Pertumbuhan 6 Persen
RAPBN 2027: Ekonomi Tumbuh 6 Persen, Inflasi 2,5 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:14 WIB

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Senin, 7 September 2026 - 12:21 WIB

Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos

Jumat, 4 September 2026 - 10:26 WIB

Platform AI Bantu Pelaku Usaha Layani Pelanggan via WhatsApp

Berita Terbaru

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula. (Foto: CNN Indonesia)

Tips

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:24 WIB

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:19 WIB

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS. (Foto: iNews.id)

Ekonomi

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:14 WIB

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:08 WIB