Dony Oskaria Tegaskan Transparansi Danantara, Tepis Kekhawatiran Birokrasi Gemuk

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo: Danantara Indonesia

Logo: Danantara Indonesia

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Kritik publik mengalir deras menyelisik urgensi pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Entitas anyar di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ini dituding memicu inefisiensi dan memperpanjang rantai birokrasi. Namun, Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria, segera menepis skeptisisme tersebut melalui jaminan akuntabilitas tata kelola.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di samping itu, efisiensi kelembagaan diukur dari interaksi antara kejelasan fungsi dan akuntabilitas performa. Memvalidasi premis tersebut, Dony memberikan argumentasi definitifnya dalam konferensi pers di Jakarta, sebagaimana dilansir dari Tirto.id, “Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan bahwa dengan berdirinya Danantara kami memiliki komitmen yang kuat dari semua level bahwa Danantara ini harus beroperasi secara transparan,” ucap alumnus Universitas Padjajaran itu.

Baca Juga:  Melihat Imperium Hartono Bersaudara: Arsitektur Kekayaan dari Sektor Riil Menuju Pengendali Sistem Keuangan

Menurut Dony, yang juga menakhodai Badan Pengaturan (BP) BUMN, rigositas transparansi ini merupakan mandat universal bagi seluruh perusahaan berpelat merah. Menegaskan komitmen institusional secara komprehensif, ia menambahkan:

“Kita punya komitmen yang kuat bahwa seluruh BUMN, tidak hanya DSI, tetapi seluruh BUMN harus dikelola dengan baik dan transparan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Negara Ambil Alih! 28 Perusahaan Swasta Dicabut Izinnya, Aset Strategis Sumatra Kini Dikuasai Danantara

Di sisi lain, pembenahan internal DSI terus bergulir. Setelah menunjuk Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama, Danantara kini tengah merampungkan rekrutmen dewan komisaris dan direksi. Merujuk pada proses meritokrasi penataan struktur organisasi, ia memaparkan fase mutakhirnya:

“Ini juga sedang dilakukan proses seleksi yang ketat dan Insya Allah mudah-mudahan nanti minggu depan akan ada beberapa nama lagi yang akan diumumkan oleh Danantara menjadi bagian daripada tim,” tegas pria kelahiran Luhak Nan Tuo tersebut.

Berita Terkait

Purbaya Dijadwalkan Bertemu Pimpinan BI Pasca-Mundurnya Perry Warjiyo, Kemenkeu Matangkan Agenda KSSK
Purbaya Tegaskan Kas DKI Masih Melimpah, Pertanyakan Rencana Penerbitan Obligasi
Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih
Tak Lagi Disamaratakan, BGN Formulasi Ulang Insentif SPPG Berbasis Operasional
Tangan Besi Pengumpul Pajak: Pelibatan Babinsa-Bhabinkamtibmas Menjangkau Shadow Economy
Dua Raksasa Komponen Otomotif Jepang di Jatim Bersiap Hengkang, Ribuan Buruh Terancam PHK
Menanti Efek Reda Selat Hormuz, Begini Kata Airlangga Hartarto
Polri Minta Tambahan Anggaran untuk 2027, Berapa Angkanya?

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:40 WIB

Purbaya Dijadwalkan Bertemu Pimpinan BI Pasca-Mundurnya Perry Warjiyo, Kemenkeu Matangkan Agenda KSSK

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:32 WIB

Purbaya Tegaskan Kas DKI Masih Melimpah, Pertanyakan Rencana Penerbitan Obligasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:18 WIB

Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:25 WIB

Tak Lagi Disamaratakan, BGN Formulasi Ulang Insentif SPPG Berbasis Operasional

Senin, 20 Juli 2026 - 13:58 WIB

Tangan Besi Pengumpul Pajak: Pelibatan Babinsa-Bhabinkamtibmas Menjangkau Shadow Economy

Berita Terbaru