Bukan Harga yang Meroket, tapi Mimpi yang Kabur – Pasangan Muda Terancam Jadi ‘Generasi Kontraktor’

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pasangan muda di depan perumahan dengan perasaan kecewa (Foto AI)

Ilustrasi pasangan muda di depan perumahan dengan perasaan kecewa (Foto AI)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Ironis. Di awal 2026, harga properti nasional justru terkoreksi tipis 0,4 persen. Namun, bagi pasangan muda urban, rumah impian tak kunjung mendekat. Bukan karena harga meledak, melainkan karena gaji mereka rata-rata hanya tumbuh sekitar 4-6 persen per tahun, sementara cicilan KPR setelah masa promo bunga bisa melonjak dua hingga tiga kali lipat. Akibatnya, banyak keluarga baru yang rela merelakan mimpi memiliki rumah dan memilih jadi penyewa seumur hidup.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Generasi yang Paling Terpukul: Milenial dan Gen Z

Yang paling terpukul adalah Milenial akhir dan Gen Z. CEO Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda, menegaskan bahwa keputusan anak muda untuk menyewa bukanlah gaya hidup, melainkan bentuk frustrasi akibat ketiadaan rumah terjangkau. “Coba cari rumah Rp500 juta di kota, itu tidak ada,” tegasnya. Selanjutnya, dengan total pendapatan pasangan rata-rata Rp 12-15 juta per bulan, cicilan KPR pasca-promo bisa menghabiskan 70-80 persen pendapatan. Oleh karena itu, akal sehat pun berkata: lebih baik menyewa.

Baca Juga:  Teknik Pomodoro: Alat Bantu Fokus, Bukan Solusi Ajaib di Era Digital

Para pengamat menyebut fenomena ini sebagai “wrong product for wrong generation” — produk yang salah untuk generasi yang salah. Sebagai contoh, sekitar 41.300 unit apartemen di Jakarta menumpuk karena tidak sesuai dengan kebutuhan milenial dan Gen Z. Selain itu, perubahan pola kerja yang lebih fleksibel dan kecenderungan mobilitas tinggi membuat generasi muda lebih memilih menyewa daripada membeli properti. Bahkan, banyak rumah di pinggiran kota seperti Cisauk atau Cikupa justru kosong, dibeli investor, bukan ditempati keluarga muda.

Baca Juga:  DLH Sumbar Periksa Sungai Batang Siat dan IPAL Dua PKS

Pemerintah sudah memberi insentif seperti PPN DTP 100 persen dan aturan baru rusun subsidi. Akan tetapi, yang didesak sekarang adalah intervensi yang lebih berani: bank tanah di lokasi strategis dan skema sewa-beli yang adil. Yang menarik, meski terlihat enggan membeli, data BP Tapera menunjukkan bahwa 62 persen penerima pembiayaan FLPP atau sekitar 172.991 orang justru berasal dari usia 19-30 tahun. Artinya, generasi muda sebenarnya masih sangat ingin memiliki rumah, asalkan ada skema yang benar-benar terjangkau.

Tanpa intervensi yang lebih serius, “generasi kontraktor” bukan sekadar jargon, melainkan akan menjadi identitas permanen bagi jutaan pasangan muda Indonesia. Mereka mampu bekerja keras, tapi tak akan pernah cukup untuk membeli atap sendiri.(**)

Berita Terkait

TikTok Shop Gandeng UMKM, Ini Strategi Digital Marketing Terbarunya
Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS
Video Commerce Dinilai Jadi Peluang UMKM Perkenalkan Produk
7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua
Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
Samsung SDS Perluas Kemitraan AI dengan OpenAI dan Anthropic
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Haier Jadi Mitra Global UEFA Champions League 2027-2031

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 10:30 WIB

TikTok Shop Gandeng UMKM, Ini Strategi Digital Marketing Terbarunya

Sabtu, 12 September 2026 - 10:14 WIB

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Selasa, 8 September 2026 - 10:26 WIB

Samsung SDS Perluas Kemitraan AI dengan OpenAI dan Anthropic

Berita Terbaru

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula. (Foto: CNN Indonesia)

Tips

13 Jenis Hamster yang Bisa Dipelihara Pemula

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:24 WIB

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:19 WIB

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS. (Foto: iNews.id)

Ekonomi

Prabowo Tiba di India Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:14 WIB

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Dentuman Keras Gegerkan Warga Gorontalo Dini Hari

Sabtu, 12 Sep 2026 - 10:08 WIB