JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Menyimpan makanan matang di meja lalu menutupnya dengan tutup saji menjadi kebiasaan banyak orang. Padahal, sejumlah makanan sebaiknya tidak terlalu lama dibiarkan di suhu ruang karena rentan ditumbuhi bakteri, Selasa (6/10/2026).
Ahli gizi Mary Angela Miller menjelaskan bahwa suhu ruang termasuk dalam zona bahaya, yakni kisaran 5 hingga 57 derajat Celsius. “Jadi, suhu ruang adalah zona bahaya yang harus dihindari. Kuman sangat menyukainya,” ujar Miller. Untuk menghindari kontaminasi, sejumlah makanan disarankan segera disimpan di lemari pendingin.
Tujuh Makanan yang Perlu Diwaspadai
Pertama, melon yang sudah dipotong. Sekalipun belum dikupas tidak perlu didinginkan, melon yang telah diiris harus segera masuk kulkas karena kandungan air dan gula alaminya menjadi tempat ideal bagi bakteri. Kedua, telur rebus, yang sebaiknya tidak dibiarkan di suhu ruang lebih dari dua jam. Ketiga, masakan yang sudah matang, juga tidak boleh dibiarkan di suhu ruang lebih dari dua jam.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Keempat, pisang yang sudah sangat matang. Kelima, alpukat matang yang cepat membusuk bila dibiarkan. Keenam, jagung rebus. Ketujuh, mentega, yang mudah meleleh dan menyerap bau di suhu ruang.
Kenapa Suhu Ruang Berisiko
Perebusan telur, misalnya, memicu terbentuknya lapisan tipis air di bawah cangkang yang menjadi tempat ideal pertumbuhan bakteri, sekaligus menghilangkan lapisan pelindung alami. Akibatnya cangkang lebih berpori dan bakteri lebih mudah masuk. Prinsip keamanan pangan menyarankan makanan berisiko tinggi segera didinginkan agar terhindar dari bahaya keracunan.
Simpan dengan Tepat
Membedakan makanan yang aman di suhu ruang dan yang harus masuk kulkas menjadi langkah sederhana menjaga kesehatan keluarga. Menyimpan makanan di wadah tertutup dan mendinginkannya dengan cepat membantu menekan pertumbuhan bakteri sekaligus menjaga cita rasa.









