Prabowo Ungkap Pihak yang Tak Ingin Indonesia Bangkit: Sudah Hari Gini Bicara Apa Adanya

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Prabowo Subianto, berserta jajaran dalam Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Sports Center Limboto, Gorontalo, Rabu, 24 Juni 2026

Foto: Prabowo Subianto, berserta jajaran dalam Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Sports Center Limboto, Gorontalo, Rabu, 24 Juni 2026

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Presiden Prabowo Subianto secara blak-blakan menyinggung keberadaan elemen yang berseberangan dengan jalannya roda pemerintahan saat ini.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di hadapan ribuan massa yang memadati arena Puncak Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Sports Center Limboto, Gorontalo, Rabu, 24 Juni 2026, ia menegaskan tidak akan ambil pusing terhadap segala kritik atas gaya retorikanya.
Prabowo mengklaim ada entitas tertentu yang secara sistematis berupaya menjegal momentum kebangkitan nasional, khususnya di bawah kendali kepemimpinannya kini.

“Kita akan bangkit menjadi negara yang hebat. Ada yang selalu tidak ingin kita bangkit. Ada. Kita sudah tahu mereka-mereka itu. Iya, kan,” kata menantu mendiang Soeharto itu.

Mantan Menteri Pertahanan ini berargumen bahwa berpidato di hadapan sektor basis seperti kaum agraria dan nelayan menuntut artikulasi yang tegas. Guna mempertegas poinnya, Prabowo bahkan sempat bersatire dengan menirukan gaya pidato elite yang bernada rendah dan formal, yang menurutnya kerap berjarak dari realitas.

Baca Juga:  Presma UIN SMDD Berharap Akan Ada Tindak Lanjut dari Pemerintah Setalah Aksi di Depan Gedung DPRD Bukittinggi

“Tapi kalau sama petani-nelayan, bicaranya harus keras. Betul, nggak? Kalau bicara kalem-kalem, kalian nggak akan dengar. Benar ya?” ujar Prabowo memecah suasana.
Ia lantas melanjutkan parodinya dengan nada satir, mencibir pola komunikasi birokratis lama yang kerap meninabobokan rakyat kecil dengan janji-janji ekonomi semu yang tak kunjung terealisasi di tingkat bawah.

“Saudara-saudara sekalian, pembangunan harus dilaksanakan dengan baik. Para petani dan nelayan harus kerja keras, harus kerja keras dan tidak boleh minta untung besar-besar ya. Dan kita semua berharap suatu saat, di kelak kemudian hari, kekayaan yang ada dinikmati segelintir orang akan pelan-pelan netes ke bawah,” kata Prabowo menirukan gaya bicara yang lebih lembut seraya mencibirnya. Aksi teatrikal itu sontak memicu gelak tawa para hadirin yang memadati tribun.

Baca Juga:  Pigai vs Willy: Silang Sengkarut Anggaran Berujung Tuntutan Cabut Pernyataan

Menyadari kelakarnya berpotensi menjadi polemik di ruang publik, Prabowo sempat melempar candaan kepada awak media yang meliput. Namun, ia buru-buru menegaskan komitmennya untuk tetap mempraktikkan komunikasi politik yang transparan dan otentik tanpa kepura-puraan.

“Eh, sorry, sorry. Coba di, di-delete, delete. Eh, friend, ya, wartawan kita kompak, ya. Coba yang gitu-gitu. Nanti gua dihajar lagi, tuh. Emang gua pikirin. Sudah hari gini kita bicara apa adanya deh. Kalian lebih senang tahu hati saya, benar nggak? Daripada ngomong-ngomong sopan-sopanan gitu. Sopan-sopan tetap maling, sopan-sopan korupsi,” lanjut mantan Ketua Umum PB IPSI itu.

Berita Terkait

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs
Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!
BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’
Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang
Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih
Kapolri Buka Suara: Mengaku Pernah Ikut Tolak UU Cipta Kerja Diam-diam Bersama Buruh
Prabowo Sentil Dasco dalam Peringatan Harlah ke-28 PKB
Di Harlah PKB, Prabowo Yakini Naluri Politik PDIP Sama dengan Pemerintah

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:36 WIB

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!

Senin, 27 Juli 2026 - 21:19 WIB

BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:57 WIB

Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:18 WIB

Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru