Pemerintah Tambah TKD Rp10,65 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Sumatra 2026, Rp4,2 Triliun Cair Februari

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Menteri Keuangan Purbaya Sadewa dalam rapat Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026). (Tangkapan layar youtube TV Parlemen)

Foto: Menteri Keuangan Purbaya Sadewa dalam rapat Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2/2026). (Tangkapan layar youtube TV Parlemen)

Jakarta, 20 Februari 2026 – Pemerintah menyetujui tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Rp10,65 triliun untuk mempercepat pemulihan pascabencana Sumatra 2026. Pemerintah dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengambil keputusan tersebut dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra di Jakarta.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah menetapkan angka Rp10,65 triliun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan. Ia memastikan pemerintah tidak menggunakan asumsi kasar, melainkan menghitung kebutuhan daerah secara detail.

“Tambahan alokasi TKD kami setujui sebesar Rp10,65 triliun. Angka ini sesuai kesepakatan bersama dan kebutuhan nyata daerah,” ujar Purbaya.


Pemerintah Salurkan Tambahan TKD ke 67 Daerah

Pemerintah mengalokasikan tambahan TKD kepada 47 daerah terdampak bencana yang mengalami penurunan transfer. Selain itu, pemerintah juga membantu 20 daerah tidak terdampak yang ikut mengalami koreksi anggaran.

Secara rinci, pemerintah menyalurkan dana melalui:

  • Penyelesaian kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH)

  • DBH tambahan

  • Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan

  • Dana otonomi khusus Aceh

Baca Juga:  Lockheed C-130T Hercules Milik Amerika Serikat Akhirnya Tinggalkan Ranah Minang Usai Perbaikan Mesin

Dengan skema tersebut, pemerintah mendorong percepatan pemulihan sekaligus menjaga stabilitas fiskal daerah.


Kas Daerah Capai Rp9,9 Triliun

Lebih lanjut, Purbaya memaparkan kondisi kas daerah per Januari 2026. Pemerintah mencatat kas Aceh sebesar Rp3,5 triliun, Sumatra Utara Rp4,5 triliun, dan Sumatra Barat Rp1,8 triliun. Dengan demikian, total kas tiga provinsi tersebut mencapai Rp9,9 triliun.

Menurutnya, daerah sebenarnya memiliki likuiditas yang cukup. Karena itu, pemerintah meminta daerah mempercepat realisasi belanja dan memperkuat koordinasi agar penanganan bencana berjalan optimal.


Rp4,2 Triliun Cair Februari 2026

Selanjutnya, pemerintah menjadwalkan penyaluran tambahan TKD secara bertahap dan menargetkan transfer paling lambat 28 Februari 2026. Pada tahap awal, pemerintah akan mencairkan sedikitnya Rp4,2 triliun pada Februari 2026.

Pemerintah mengarahkan penggunaan dana tersebut untuk belanja pokok, penanggulangan bencana, serta kebutuhan mendesak lainnya. Dengan langkah ini, pemerintah ingin memastikan pemulihan berjalan cepat dan terukur.

Baca Juga:  Mensos Gus Ipul Datangi KPK, Klarifikasi Isu Mark-Up Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu

Pemerintah Tambah Dana BNPB Rp4,63 Triliun

Selain memperkuat TKD, pemerintah juga menambah dana siap pakai untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp4,63 triliun pada 6 Februari 2026.

Setiap tahun, pemerintah memang menyiapkan Rp5 triliun untuk tanggap darurat. Oleh karena itu, BNPB dapat langsung menggunakan anggaran tersebut sesuai kebutuhan lapangan tanpa menunggu proses panjang.


Kebutuhan Pemulihan Capai Rp74 Triliun

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan kebutuhan anggaran pemulihan pascabencana Sumatra dalam empat tahun ke depan mencapai Rp74 triliun. Bahkan, untuk tahun 2026 saja, kebutuhan tanggap darurat mencapai Rp4,3 triliun.

Ia berharap pemerintah pusat segera memperkuat dukungan anggaran karena sebagian program pemulihan sudah berjalan.

Dengan tambahan TKD Rp10,65 triliun serta penguatan dana tanggap darurat 2026, pemerintah menargetkan pemulihan pascabencana Sumatra berlangsung lebih cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.

Sumber: Infopublik.id

Berita Terkait

Rapor Merah Survei Kepuasan dan Tangkisan Lembut dari Istana
Mahfud Respons Pernyataan Prabowo Soal Londo Ireng: “Agak Menyakitkan”
KUA Kesambi Dibobol Maling, 177 Buku Nikah Lenyap: Kasus Unik Pertama di Cirebon
Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs
Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!
BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’
Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang
TNI Intensifkan Perburuan OPM di Papua Usai Pembunuhan Warga Sipil

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:37 WIB

Rapor Merah Survei Kepuasan dan Tangkisan Lembut dari Istana

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:36 WIB

Mahfud Respons Pernyataan Prabowo Soal Londo Ireng: “Agak Menyakitkan”

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:22 WIB

KUA Kesambi Dibobol Maling, 177 Buku Nikah Lenyap: Kasus Unik Pertama di Cirebon

Senin, 27 Juli 2026 - 21:36 WIB

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!

Berita Terbaru

Foto: Presiden Prabowo Subianto (Dok. BPMI Setpres/Cahyo)

Nasional

Rapor Merah Survei Kepuasan dan Tangkisan Lembut dari Istana

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:37 WIB

Foto: Presiden Prabowo Subianto (Dok. BPMI Setpres/Kris)

Politik

Isu Reshuffle Kabinet Agustus, Mensesneg Buka Suara

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:33 WIB