Menko Polkam Djamari Chaniago Tolak Gelar Datuak, Soroti Makna Kehormatan dalam Adat Minangkabau

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (foto infobalinews.id)

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago (foto infobalinews.id)

ARGUMENRAKYAT.COM – Pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago yang menolak tawaran gelar adat Datuak dari tokoh adat di Sumatera Barat menjadi perbincangan publik dalam beberapa hari terakhir.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya, ia mengungkapkan pernah didatangi seorang ketua adat yang menawarkan gelar tersebut setelah dirinya menjabat sebagai pejabat negara. Namun tawaran itu langsung ditolaknya karena menilai pemberian gelar adat tidak seharusnya dilakukan secara sembarangan.

Menurut Djamari Chaniago, dirinya telah lama menggunakan nama Chaniago yang merupakan salah satu suku dalam masyarakat Minangkabau. Karena itu ia mempertanyakan alasan pemberian gelar adat yang baru muncul setelah dirinya menjabat sebagai pejabat tinggi negara.

Baca Juga:  Sinergi Polri dan ATR/BPN di Hardiknas 2026: Rezka Oktoberia Dorong Pendidikan Berkualitas di Sumbar

Ia bahkan menegaskan penolakannya secara tegas.

“Sampaikan kepada orang Minang, saya tidak bersedia menjadi datuk,” ujarnya, yang kemudian ramai diperbincangkan di berbagai media sosial.

Selain menolak tawaran tersebut, Menko Polkam juga menyoroti praktik pemberian gelar adat kepada pejabat yang menurutnya kadang tidak mempertimbangkan makna dan tanggung jawab besar yang melekat pada gelar tersebut.

Dalam tradisi Minangkabau, gelar Datuak merupakan gelar adat bagi seorang penghulu atau pemimpin kaum yang memiliki peran penting dalam menjaga nilai adat dan memimpin masyarakat dalam lingkup suku atau kaum.

Pernyataan tersebut kemudian memicu berbagai tanggapan dari tokoh masyarakat Minangkabau. Sebagian menilai penolakan tersebut merupakan hak pribadi, sementara pihak lain menilai diskusi mengenai pemberian gelar adat perlu disikapi dengan bijak agar tidak menimbulkan kesalahpahaman terhadap nilai budaya Minangkabau.

Baca Juga:  PalmCo Targetkan Kemitraan Sawit Rakyat 64.176 Hektare

Isu ini juga akan menjadi pembahasan menarik dalam program podcast Kusieh Bendi yang akan menghadirkan narasumber Dr. Wendra Yunaldi. Dalam podcast tersebut, berbagai sudut pandang mengenai gelar adat, posisi penghulu dalam adat Minangkabau, serta dinamika sosial di tengah perkembangan zaman akan dibahas lebih mendalam.

Program podcast tersebut rencananya akan ditayangkan melalui kanal YouTube Dimensia Creative. Masyarakat yang ingin mengetahui pembahasan lebih lengkap mengenai polemik gelar adat ini dapat menantikan tayangannya dalam waktu dekat.

Dengan hadirnya diskusi tersebut, diharapkan publik dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai makna gelar adat Minangkabau serta bagaimana nilai-nilai tradisi dapat tetap dijaga di tengah perkembangan zaman.(**)

Berita Terkait

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029
Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina
DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027
Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang
Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos
Kebakaran Eks Gedung MNC TV Diduga Akibat Korsleting
Kadin: Dunia Usaha Harus Bergerak Kejar Pertumbuhan 6 Persen
KPK Periksa Ketua Komisi I DPRD Bengkulu Bambang Hermanto

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 September 2026 - 10:08 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Selasa, 8 September 2026 - 10:10 WIB

DPR Setujui Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun untuk 2027

Selasa, 8 September 2026 - 10:05 WIB

Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang

Senin, 7 September 2026 - 12:21 WIB

Kemensos: KPM Makin Banyak Ajukan Sanggahan Data Bansos

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB