HJK Padang ke-357 Disiapkan Lebih Meriah, Pemko Usung Konsep Gastronomi Menuju Pengakuan UNESCO

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HJK Padang ke-357 Disiapkan Lebih Meriah, Pemko Usung Konsep Gastronomi Menuju Pengakuan UNESCO

HJK Padang ke-357 Disiapkan Lebih Meriah, Pemko Usung Konsep Gastronomi Menuju Pengakuan UNESCO

PADANG, ArgumenRakyat.com — Pemerintah Kota Padang mulai mematangkan persiapan perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 yang akan diperingati pada 7 Agustus 2026 mendatang. Perayaan tahun ini diproyeksikan tampil lebih besar, meriah, dan berkelas dengan sentuhan internasional melalui penguatan identitas budaya dan gastronomi Kota Padang.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Selasa (19/5/2026), dipimpin langsung oleh Fadly Amran bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam kepanitiaan HJK.

Dalam arahannya, Fadly menegaskan bahwa peringatan HJK tidak hanya diposisikan sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat citra Kota Padang sebagai pusat budaya, kuliner, dan destinasi kreatif yang memiliki daya saing global.

Baca Juga:  Tol Padang-Sicincin Resmi Beroperasi Fungsional: Solusi Macet Jalur Utama, Gratis Selama Libur Tahun Baru!

“Tahun ini kita ingin HJK hadir lebih istimewa dibanding sebelumnya. Tetap mengusung semangat Taste of Padang Experience serta memperkuat langkah menjadikan Padang sebagai kota kreatif gastronomi dunia yang mendapat pengakuan UNESCO,” ujarnya.

Mengangkat tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City”, rangkaian kegiatan HJK ke-357 dirancang dengan menonjolkan kekuatan kuliner dan budaya lokal sebagai identitas utama kota.

Sejumlah agenda unggulan disiapkan untuk memeriahkan perayaan, mulai dari pawai telong-telong, Padang Fashion Week, bazar UMKM, festival budaya, hingga berbagai event olahraga yang akan dikemas dalam satu konsep besar berbasis gastronomi.

Tak hanya itu, masyarakat juga akan disuguhkan pertunjukan orkestra yang memadukan unsur musik modern dengan kekayaan budaya Minangkabau, disertai visual artistik yang merepresentasikan keberagaman masyarakat Kota Padang.

Baca Juga:  ​Hadir di SeIBa International Festival, Wawako Padang Paparkan Beasiswa ke Luar Negeri

Pemko Padang juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen, mulai dari komunitas kreatif, akademisi, pelaku budaya, hingga mitra internasional dan tokoh-tokoh Melayu dari negara serumpun untuk mendukung kesuksesan perayaan tersebut.

Sebagai pusat pelaksanaan kegiatan, kawasan Kota Tua Padang ditetapkan menjadi panggung utama HJK ke-357. Pemerintah menargetkan kawasan tersebut tampil lebih tertata, bersih, dan siap menjadi lokasi penyelenggaraan event berskala internasional.

Selama sepekan pelaksanaan HJK, kawasan Kota Tua akan dihidupkan melalui beragam event gastronomi dan budaya yang diharapkan mampu menghadirkan pengalaman khas bagi masyarakat maupun wisatawan.

Pemko Padang optimistis konsep besar yang diusung pada HJK ke-357 ini tidak hanya menjadi pesta rakyat semata, tetapi juga menjadi langkah nyata menuju pengakuan Kota Padang sebagai kota kreatif gastronomi dunia oleh UNESCO. ( Kobe)

Berita Terkait

Akses Lembah Anai Resmi Dibuka Semua Kendaraan, BPJN Sumbar sebut Perbaikan Jalan Selesai
Respons Sekretaris Komisi B DPRD Kota Paykumbuh Usai Disambangi Pajacombo LAB: Sindiran Keras untuk Kami
Menembus Isolasi Buluh Kasok: Proyek Jalan TMMD Kodim 0306 Dipacu di Tengah Terik Harau
Makin Memanas, Musda MUI Sumbar Disebut Tak Akomodir Pondok Pesantren Besar
KAN Kubang Putiah Sebut Trase Tol Sicincin – Bukittinggi Ancam Akar Sejarah dan Lahan Produktif Nagari
Dua Kasat Polres 50 Kota Resmi Naik Pangkat Menjadi AKP
Selatan Sunset Festival 2026: Gadih Angik Menjelma Jadi Pusat Seni, Budaya, dan UMKM Payakumbuh
Evolusi Spasial Payakumbuh: Membaca Riwayat Kota dari Toponimi hingga Konsep Livable City

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:23 WIB

Akses Lembah Anai Resmi Dibuka Semua Kendaraan, BPJN Sumbar sebut Perbaikan Jalan Selesai

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:43 WIB

Menembus Isolasi Buluh Kasok: Proyek Jalan TMMD Kodim 0306 Dipacu di Tengah Terik Harau

Senin, 13 Juli 2026 - 12:37 WIB

Makin Memanas, Musda MUI Sumbar Disebut Tak Akomodir Pondok Pesantren Besar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00 WIB

KAN Kubang Putiah Sebut Trase Tol Sicincin – Bukittinggi Ancam Akar Sejarah dan Lahan Produktif Nagari

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:47 WIB

Dua Kasat Polres 50 Kota Resmi Naik Pangkat Menjadi AKP

Berita Terbaru