ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Penggeledahan besar-besaran yang dilakukan oleh jajaran kepolisian terhadap sejumlah aset milik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) memicu gelombang reaksi publik. Di tengah sorotan tajam masyarakat terhadap operasi senyap tersebut, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea turut angkat bicara. Melalui sebuah unggahan video di Instagram pribadinya pada Sabtu (11/7/2026), Hotman memberikan analisis sekaligus apresiasi tinggi terhadap konstelasi hukum terbaru di tanah air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gaya kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam mengomandoi pemberantasan korupsi menjadi fokus utama sorotan Hotman. Menurutnya, langkah berani kepolisian merangsek ke belasan titik aset milik pejabat tinggi kejaksaan tidak mungkin terjadi tanpa adanya komitmen politik yang kuat dari pucuk pimpinan negara. Langkah ini dinilai sebagai preseden baru dalam sejarah penegakan hukum di Indonesia.
Dalam pernyataannya, Hotman secara terbuka memuji keberanian sang presiden. “Pertama-tama Hotman Paris mengucapkan selamat atas ketegasan Bapak Presiden dalam kasus Jampidsus karena tidak mungkin operasi besar-besaran tersebut dilakukan oleh polisi tanpa ada restu dari Bapak Presiden,” ujarnya. Sinyalemen ini menegaskan adanya koordinasi tingkat tinggi dalam pembersihan institusi hukum di Indonesia.
Operasi penggeledahan yang menyasar belasan lokasi tersebut diakui Hotman sebagai pencapaian besar yang membongkar tabir gelap birokrasi. Alumnus Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) ini menilai langkah radikal ini membedakan pemerintahan saat ini dengan era-era sebelumnya. “Hal ini tidak pernah dilakukan oleh presiden-presiden sebelumnya justru Bapak Prabowah yang membuka mata kita betapa parahnya keadaan negara kita,” kata Hotman menambahkan.
Lebih lanjut, Hotman menyoroti dampak sistemik dari gurita korupsi yang selama ini menggerogoti keuangan negara, termasuk yang melibatkan ratusan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Pengusutan tuntas kasus yang melibatkan pejabat setingkat Jampidsus dianggap sebagai momentum pembalikan arah.
Hotman menegaskan, “Kerugian negara dan kerugian ratusan BUMN dan BUMD Bapak Prabola yang berhasil membongkarnya,” ucapnya.
Hotman juga tidak menafikan bahwa setiap kepemimpinan memiliki dinamika dan celah tersendiri. Namun, bagi dia, hasil nyata dari ketegasan hukum saat ini jauh melampaui segala kekurangan yang ada. “Memang selaku manusia pasti ada kekurangan tapi jauh lebih besar manfaatnya dengan gaya kepemimpinan Bapak Prabowo ini dibandingkan dengan presiden-presiden sebelumnya,” ucapnya secara lugas.
Dalam video tersebut Hotman kembali menggarisbawahi bahwa operasi di belasan tempat tersebut memerlukan nyali dan otoritas yang sangat kuat. “Sekali lagi, tanpa restu dari Bapak Presiden Prabowo enggak mungkin…enggak mungkin kepolisian melakukan penggerebekan atas harta dari Jampidsus sampai apa itu ada, 11 sampai 12 tempat ya itu perlu ketegasan dan ternyata berhasil,” ungkapnya.









