Tragedi di Pasaman: Nenek Saudah Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Buru Pelaku Pemukulan

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Nenek Saudah (68) yang menjalani perawatan di Rumah Sakit seusai menjadi korban dugaan penganiayaan. sumber foto : prohaba.tribunnews.com

Kondisi Nenek Saudah (68) yang menjalani perawatan di Rumah Sakit seusai menjadi korban dugaan penganiayaan. sumber foto : prohaba.tribunnews.com

PASAMAN, ArgumenRakyat.com – Jagat media sosial kembali diguncang oleh aksi kekerasan yang menimpa seorang lansia di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Sebab, seorang nenek bernama Saudah dilaporkan menjadi korban pemukulan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab hingga mengalami trauma fisik dan psikis. Oleh karena itu, pihak kepolisian setempat kini bergerak cepat untuk mengusut tuntas motif di balik aksi keji tersebut.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini memicu gelombang kecaman dari netizen dan warga setempat yang menuntut keadilan bagi korban yang sudah tidak berdaya tersebut.

Kronologi Kejadian dan Kondisi Korban

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa memilukan ini terjadi di lingkungan tempat tinggal korban. Namun, kronologi pastinya masih didalami oleh tim penyidik dari Polres Pasaman guna mengumpulkan bukti-bukti yang kuat.

  • Tindakan Kekerasan: Korban diduga mendapatkan pukulan di bagian wajah dan tubuh yang menyebabkan luka lebam cukup serius.

  • Kondisi Saat Ini: Nenek Saudah kini tengah mendapatkan perawatan medis dan pendampingan psikologis untuk memulihkan rasa traumanya.

  • Respons Keluarga: Keluarga korban telah resmi melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib dan berharap pelaku segera ditangkap.

Baca Juga:  Pasutri Residivis Curanmor di Duren Sawit: Modus Bawa Anak demi Kelabui Warga

Langkah Tegas Kepolisian: Pengejaran Pelaku

Selain itu, jajaran Satreskrim Polres Pasaman telah mengantongi identitas terduga pelaku. Akibatnya, tim opsnal kini disebar ke beberapa titik yang dicurigai sebagai tempat persembunyian pelaku guna menghindari upaya melarikan diri ke luar daerah. Maka dari itu, kepolisian meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak main hakim sendiri. Bahkan, pihak berwenang menjamin bahwa proses hukum akan berjalan secara transparan dan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Baca Juga:  Tuntutan Belum di Tersampaikan: Aliansi Cipayung Kota Padang Memohon Tidak ada Kekerasan pada Aksi Mereka

Argumen Kita: Lindungi Lansia dari Kekerasan

ArgumenRakyat.com memandang bahwa kekerasan terhadap lansia adalah tindakan yang sangat tidak terpuji dan melanggar norma kemanusiaan. Terakhir, kami berharap kasus Nenek Saudah ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem perlindungan sosial bagi warga senior di pelosok Sumatera Barat.(**)

Berita Terkait

Buntut Dugaan Penganiayaan Dosen UFDK oleh Satpol PP, Koalisi Mahasiswa Bukittinggi Gelar Aksi Simbolik
Pendakwah Ustadz Adi Hidayat Buka Pendaftaran Pengajar untuk Ponpes Baru di Harau
Siasat Pilot Malaysia Selundupkan 26 Kilogram Ekstasi di Bandara Soetta
Dekopin Sumbar dan KNPI Lima Puluh Kota Gelar “Bincang Koperasi”, Wadah Pemuda Kawal Gagasan Ekonomi Presiden Prabowo
Aktivis Madrid Ramadhan Sebut Kesejahteraan Tak Boleh Dibangun di Atas Kesengsaraan Tanah
Akses Lembah Anai Resmi Dibuka Semua Kendaraan, BPJN Sumbar sebut Perbaikan Jalan Selesai
Respons Sekretaris Komisi B DPRD Kota Paykumbuh Usai Disambangi Pajacombo LAB: Sindiran Keras untuk Kami
Menembus Isolasi Buluh Kasok: Proyek Jalan TMMD Kodim 0306 Dipacu di Tengah Terik Harau

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Buntut Dugaan Penganiayaan Dosen UFDK oleh Satpol PP, Koalisi Mahasiswa Bukittinggi Gelar Aksi Simbolik

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:28 WIB

Siasat Pilot Malaysia Selundupkan 26 Kilogram Ekstasi di Bandara Soetta

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:20 WIB

Dekopin Sumbar dan KNPI Lima Puluh Kota Gelar “Bincang Koperasi”, Wadah Pemuda Kawal Gagasan Ekonomi Presiden Prabowo

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:46 WIB

Aktivis Madrid Ramadhan Sebut Kesejahteraan Tak Boleh Dibangun di Atas Kesengsaraan Tanah

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:23 WIB

Akses Lembah Anai Resmi Dibuka Semua Kendaraan, BPJN Sumbar sebut Perbaikan Jalan Selesai

Berita Terbaru