PADANG, ArgumenRakyat.com — Hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu (10/10/2026) membuat sungai meluap dan merendam dua kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat, sehingga ratusan personel gabungan dikerahkan untuk mengevakuasi warga.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, wilayah yang terdampak paling parah adalah Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Koto Tangah. Sejumlah titik yang terendam antara lain kawasan Guo Lapau Munggu, Perumahan Lumin Park, Sungai Lareh, dan Kampung Apa.
Banjir muncul setelah hujan berintensitas tinggi memicu air sungai meluap ke permukiman warga pada Sabtu siang. Foto-foto dari lokasi menunjukkan air berwarna cokelat menggenangi jalan dan halaman rumah warga, sementara petugas berseragam lengkap bersiap mengevakuasi penghuni.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Evakuasi Jadi Prioritas Utama
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton menegaskan bahwa prioritas petugas di lapangan adalah menyelamatkan warga yang masih terjebak di rumah masing-masing. “Fokus kita saat ini melakukan evakuasi warga yang terjebak,” kata Hendri, Sabtu (10/10/2026).
Dari sisi kepolisian, Mabes Polri mengerahkan ratusan personel gabungan untuk membantu penanganan bencana. Personel yang diterjunkan berasal dari Satuan Brimob, Direktorat Sabhara, Direktorat Polairud, Polresta Padang, serta unsur SAR dan Basarnas.
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. “Polri hadir untuk membantu proses evakuasi, memberikan pelayanan kesehatan, dan memastikan keamanan lingkungan warga terdampak,” ujar Trunoyudo, Minggu (11/10/2026). Menurutnya, posko layanan juga disiapkan bagi warga yang harus mengungsi sementara.
Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PAN, Athari Gauthi Ardi, meminta proses evakuasi diutamakan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan. Legislator Daerah Pemilihan Sumbar I itu juga mendesak agar bantuan makanan, air bersih, dan tempat berlindung menjangkau seluruh warga terdampak.
Warga Diminta Waspada Banjir Susulan
Hingga laporan terakhir, seluruh warga di kawasan terdampak dilaporkan telah dievakuasi dengan selamat dan tidak ada korban jiwa. BPBD Kota Padang menyatakan kondisi mulai berangsur membaik setelah hujan reda, meski kewaspadaan tetap diperlukan.
Petugas mengimbau warga untuk sementara waktu tidak menempati rumah yang masih berisiko terendam serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Warga juga diminta memantau informasi cuaca mengingat potensi hujan susulan masih terbuka, sekaligus memastikan jalur evakuasi tetap terbuka jika air kembali naik.









