ANTARA HARAPAN DAN TANTANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DAERAH

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 


Argumenrakyat.com | Payakumbuh, 26 Desember 2025

Laju pertumbuhan penduduk Kota Payakumbuh pada tahun 2025 tercatat sebesar 1,35 persen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Payakumbuh, jumlah Penduduk pada periode Desember 2025 mencapai 148,8 ribu jiwa. Pertumbuhan penduduk yang cukup pesat ini tentu berdampak pada meningkatnya kebutuhan akan lapangan pekerjaan, baik di sektor primer, sekunder, maupun tersier.

Dalam lima Tahun terakhir, peran kaum milenial dan Gen Z mengalami peningkatan signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Pada awalnya, generasi ini banyak menguasai sektor ekonomi kreatif. Seiring berjalannya waktu, terobosan kaum muda mulai merambah ke sektor ekonomi kuarterner, seperti informasi dan penelitian serta pengembangan (R&D), bahkan hingga ke sektor kuinterner, yaitu jasa layanan profesional berstandar tinggi.

Baca Juga:  Isu Kenaikan BBM 1 April 2026 Mencuat, Pemerintah dan Pertamina Beri Klarifikasi

Jurnalis Argumenrakyat.com mencermati bahwa pesatnya perkembangan berbagai sektor ekonomi berjalan beriringan dengan penguasaan teknologi. Di sinilah peran strategis kaum muda dalam mengisi ruang-ruang tersebut. Perubahan zaman tidak dapat dihindari, terutama dalam menghadapi digitalisasi, industrialisasi, dan tuntutan global.

Dalam era digitalisasi, terjadi adopsi berbagai inovasi seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence), komputasi awan (cloud computing), e-commerce, hingga fintech. Apakah kita mampu mengimbangi perkembangan ini? Jawabannya, bisa. Salah satu caranya adalah dengan mendorong UMKM agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform digital dan Media Sosial

Baca Juga:  Lingkaran Setan Pinjol dan Gaya Hidup: Menolak Tunduk pada Kemudahan Instan

Pemerintah ikut berperan sebagai regulator, yaitu menjaga stabilitas, menyediakan barang dan jasa publik, mendistribusikan pendapatan, serta menghimpun dana melalui pajak untuk membiayai pengeluaran publik demi kesejahteraan rakyat. Namun demikian, tantangan besar yang dihadapi pemerintah daerah meliputi ketidakpastian regulasi, ketimpangan ekonomi, transformasi ekonomi digital (baik dari sisi infrastruktur maupun literasi), stabilitas makroekonomi, hingga kesejahteraan mikro seperti keberlangsungan UMKM dan daya beli masyarakat.

Seluruh tantangan tersebut membutuhkan kebijakan pimpinan daerah yang responsif, inklusif, dan berorientasi jangka panjang, melalui strategi seperti hilirisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta peningkatan investasi.

(Herman R)


 

Berita Terkait

Fenomena Digital Nomad Lokal 2026: Mengapa Daerah Lebih Menarik daripada Jakarta?
Mencermati Peringatan Jusuf Kalla soal Tekanan Ekonomi di Tengah Gejolak Selat Hormuz
Lingkaran Setan Pinjol dan Gaya Hidup: Menolak Tunduk pada Kemudahan Instan
Pemerintah Isyaratkan 160 Ribu Formasi CPNS 2026, Fokus pada Talenta Digital dan Fresh Graduate
Bukan Mimpi: Jualan di TikTok Shop Bisa Dimulai dari Nol Pengikut, Asal Tahu Jalur Ini
Mafia BBM Digulung! Polda Lampung Sita 203 Ton Solar Ilegal di Pesawaran
Negara Makin Kuat, Pasar Makin Dikontrol: Rakyat Diuntungkan atau Dibatasi?
BBM Tak Naik, Tapi Dompet Rakyat Tetap Tercekik: Ada Apa dengan Ekonomi Kita?

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:00 WIB

Fenomena Digital Nomad Lokal 2026: Mengapa Daerah Lebih Menarik daripada Jakarta?

Sabtu, 18 April 2026 - 10:00 WIB

Lingkaran Setan Pinjol dan Gaya Hidup: Menolak Tunduk pada Kemudahan Instan

Kamis, 16 April 2026 - 12:34 WIB

Pemerintah Isyaratkan 160 Ribu Formasi CPNS 2026, Fokus pada Talenta Digital dan Fresh Graduate

Senin, 13 April 2026 - 11:23 WIB

Bukan Mimpi: Jualan di TikTok Shop Bisa Dimulai dari Nol Pengikut, Asal Tahu Jalur Ini

Jumat, 10 April 2026 - 16:01 WIB

Mafia BBM Digulung! Polda Lampung Sita 203 Ton Solar Ilegal di Pesawaran

Berita Terbaru

Ilustrasi Foto Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern.(Foto AI)

Kesehatan

Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:00 WIB