Jangan Telanjang Kaki di Karpet Kamar Hotel, Ini Alasannya

- Jurnalis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jangan Telanjang Kaki di Karpet Kamar Hotel, Ini Alasannya. (Foto: CNN Indonesia)

Jangan Telanjang Kaki di Karpet Kamar Hotel, Ini Alasannya. (Foto: CNN Indonesia)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Pakar mikrobiologi mengingatkan tamu hotel untuk tidak berjalan tanpa alas kaki di atas karpet kamar karena seratnya menyimpan kuman, alergen, hingga bakteri berbahaya.

Bakteri yang Menempel di Serat Karpet

Karpet kerap menjadi elemen interior utama kamar hotel karena memberi kesan hangat dan meredam suara langkah kaki. Namun di balik tampilannya yang bersih, serat karpet menyimpan mikroorganisme yang terbawa dari luar ruangan melalui alas kaki.

Profesor Mikrobiologi Klinis dari University of Leicester, Primrose Freestone, menjelaskan karpet menjadi tempat penumpukan debu, kotoran, serbuk sari, spora jamur, hingga sisa pestisida. “Karpet dan permadani dapat menjadi tempat menumpuknya debu dari sepatu, kotoran, serbuk sari, spora jamur, pestisida, serta material lain yang berasal dari luar ruangan,” kata Freestone.

Profesor Virologi dari University of Arizona, Charles P. Gerba, menambahkan karpet hotel juga menampung remah makanan, sel kulit mati, debu, tungau, alergen, dan patogen. Sejumlah studi menemukan bakteri patogen yang sering menempel di alas kaki lalu berpindah ke karpet, antara lain MRSA yang memicu infeksi kulit serius, E. coli penyebab gangguan pencernaan, dan Clostridioides difficile pemicu peradangan usus besar.

Setiap aktivitas di atas karpet, termasuk berjalan dan menggeser barang, berpotensi melepaskan kembali partikel tersebut ke udara sehingga terhirup atau menempel pada kulit dan pakaian. Gerba juga menyoroti penularan virus seperti norovirus yang mampu bertahan di serat karpet. Penyedot debu standar sering tidak mampu mengangkat mikroorganisme di serat terdalam, bahkan alat yang sikat atau kantongnya jarang diganti berisiko menyebarkan bakteri ke seluruh kamar. Perwakilan bidang perhotelan global dari perusahaan desain Gensler, Lori Mukoyama, menambahkan hotel kerap terkendala waktu untuk membersihkan karpet dengan uap panas setiap kali tamu berganti.

Baca Juga:  6 Makanan Ramah Lambung agar Pencernaan Tetap Lancar

Langkah Praktis untuk Tamu Hotel

Untuk meminimalkan paparan, para ahli menyarankan tamu selalu memakai sandal atau kaus kaki selama berada di kamar, terutama bila memiliki luka terbuka atau lecet di kaki. Kebersihan tangan juga perlu dijaga dengan mencuci tangan memakai sabun sebelum makan dan menghindari meletakkan makanan maupun pakaian langsung di atas karpet.

Bila memungkinkan, tamu dapat memilih kamar dengan lantai kayu, ubin porselen, atau vinil yang lebih mudah dibersihkan dan disterilkan. Kebiasaan sederhana ini membantu melindungi diri dari kuman yang tak terlihat oleh mata.

Berita Terkait

Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka
Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini
7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa
Bahaya Karbon Monoksida yang Tak Berwarna dan Tak Berbau
5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Merokok secara Bertahap
Maltodekstrin Bukan Gula, Ini Fungsi dan Peran dalam Pangan
7 Negara dengan Visa Kerja Termudah untuk Pekerja
7 Tanda Kecerdasan Emosional Perlu Dilatih Lagi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:08 WIB

7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Bahaya Karbon Monoksida yang Tak Berwarna dan Tak Berbau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:52 WIB

5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Merokok secara Bertahap

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB