Digitalisasi Pasar Rakyat Buka Akses Pasar UMKM

- Jurnalis

Sabtu, 26 September 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Digitalisasi Pasar Rakyat Buka Akses Pasar UMKM. (Foto: Dok. ANTARA)

Digitalisasi Pasar Rakyat Buka Akses Pasar UMKM. (Foto: Dok. ANTARA)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menilai digitalisasi pasar rakyat membuka peluang pedagang menjangkau konsumen lebih luas, tidak lagi bergantung pada pembeli yang datang langsung ke pasar.

Menurut Dyah, sistem pembayaran daring sudah masuk ke pasar-pasar rakyat. Pedagang tetap bisa berjualan seperti biasa, namun sekaligus melayani pembeli melalui kanal penjualan online sehingga menjangkau konsumen yang berbeda.

“Contoh bagaimana sih perdagangan di level masyarakat, di pasar rakyat, payment system online itu sudah masuk ke pasar-pasar. Untuk para pedagang selain mereka bisa berjualan seperti biasa gitu ya, tapi mereka juga bisa berjualan secara online. Sehingga mereka menyentuh jangkauan konsumen yang berbeda,” kata Dyah dalam panel diskusi FEKDI & IFSE 2026 di Jakarta, Jumat (25/9).

6.870 Pasar Rakyat Difasilitasi Digital

Pada 2025, Kementerian Perdagangan bersama lintas instansi memberikan fasilitasi digital kepada sekitar 6.870 pasar rakyat dan lebih dari 300 ribu pedagang. Fasilitasi itu mencakup sistem pembayaran daring serta pelatihan agar pedagang dapat memanfaatkan kanal penjualan online.

Baca Juga:  DPKUKM Solok Fasilitasi Pemasaran Produk Warga Binaan

Digitalisasi dinilai menciptakan efek pengganda bagi perekonomian karena teknologi tidak hanya dipakai untuk transaksi, tetapi juga membantu pelaku usaha memperluas jangkauan perdagangan. “Memang ini adalah sesuatu hal yang suka tidak suka, kita memang harus beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi,” ujar Dyah.

InaExport dan Adaptasi Pelaku Usaha

Kemendag juga mendorong pelaku usaha dikenal di pasar internasional melalui platform InaExport yang menampilkan produk Indonesia secara daring. Upaya itu didukung perwakilan perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center di 33 negara.

Dyah menekankan perluasan akses pasar lewat teknologi membutuhkan kemampuan pelaku usaha untuk beradaptasi. Ia mencontohkan teknologi dapat membawa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke pasar yang sebelumnya tidak tersentuh sehingga daya saingnya meningkat.

Sore itu, pemilik sebuah kedai kopi kecil di pinggir jalan tampak sibuk melayani pembeli yang datang bukan dari kampungnya sendiri. Beberapa di antaranya mengaku menemukan kedai itu dari potongan video berdurasi 30 detik yang rutin diunggah pemiliknya. Tiga bulan sebelumnya, kedai tersebut nyaris tidak dikenal di luar lingkungan sekitar.

Baca Juga:  John Ternus Jadi CEO Apple, Tantangan Berat di Sektor AI

Apa yang terjadi pada kedai itu bukan kebetulan. Mesin pencari dan media sosial kini menjadi etalase pertama bagi calon pembeli: mereka mengetik kebutuhan, melihat pilihan, lalu memutuskan. Bagi usaha kecil, artinya sederhana, yang tidak terlihat secara digital cenderung tidak ikut dipertimbangkan. Karena itu, merawat konten video secara berkala, disertai pemahaman digital marketing dan optimasi mesin pencari, menjadi cara paling masuk akal agar usaha tetap ditemukan, bukan hanya viral sesaat.

Menyusun semua itu memang butuh waktu dan tenaga, dan di sinilah Dimensia Creative dapat menjadi pendamping, mulai dari produksi konten video, siaran langsung, sampai strategi digital marketing yang terukur. Percakapan bisa dimulai lewat WhatsApp 0812-6349-2788 atau dengan melihat layanan kami di dimensiacreative.com.

Untuk membangun kepercayaan yang lebih dalam, cerita panjang punya tempatnya sendiri. Podcast Kusieh Bendi memberi ruang bagi pemilik usaha menuturkan suka duka membangun bisnis, dan bagi tokoh daerah memaparkan gagasan. Pendengar cenderung mengingat orang, bukan sekadar iklan. Contoh format kolaborasinya ada di dimensiacreative.com/proposal.

Berita Terkait

Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator
Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi
Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI
UMKM Cari Pembeli Lewat Konten di Era Discovery Commerce
Cara UMKM Menarik Pembeli Lewat Live Streaming
Iklan Online Bisa Jadi Pintu Masuk Spyware Tanpa Diklik
Virtus Soroti Tata Kelola Data di Tengah Isu Perlambatan AI
Video Commerce Jadi Peluang UMKM Jangkau Konsumen Lebih Luas

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:19 WIB

UMKM Cari Pembeli Lewat Konten di Era Discovery Commerce

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Cara UMKM Menarik Pembeli Lewat Live Streaming

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB