JAKARTA, ArgumenRakyat.com — John Ternus resmi memimpin Apple sebagai CEO baru menggantikan Tim Cook, dan kini menghadapi tantangan besar untuk membenahi strategi kecerdasan buatan (AI) perusahaan yang dinilai masih tertinggal dari para pesaingnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ternus menjabat sebagai CEO menggantikan Tim Cook yang telah memimpin selama 15 tahun sejak 2011. Selama masa kepemimpinan Cook, harga saham Apple melonjak lebih dari 2.000 persen dan perusahaan menjual lebih dari 3,1 miliar unit iPhone.
Ketergantungan AI pada Pihak Lain
Vice President of Data and Analytics IDC Fransisco Jeronimo menilai AI akan menjadi teknologi paling berdampak bagi Apple, karena dapat membantu perusahaan mempertahankan posisi puncaknya atau justru menghadirkan tantangan yang berat. “Semakin jelas bahwa AI bukanlah sekadar tren sesaat. Ini adalah sesuatu yang akan menentukan masa depan sebagai bagian besar perusahaan teknologi,” ujarnya.
Menurut Jeronimo, tantangan terbesar Apple adalah belum menguasai infrastruktur AI, berbeda dengan produk andalannya yang selalu dirancang dan dikendalikan secara mandiri. Ketergantungan terhadap pihak lain membuat Apple berada di wilayah yang kurang bersahabat, seperti perselisihan dengan OpenAI usai kesepakatan integrasi ChatGPT ke iPhone pada 2024 yang berujung gugatan.
Setelah berselisih dengan OpenAI, Apple mengumumkan kerja sama dengan Google agar model Gemini AI dipakai untuk model Apple sendiri dan versi terbaru Siri. “Risiko bagi Apple adalah mereka bisa menjadi kurang relevan di dunia di mana perusahaan seperti OpenAI dan Anthropic memimpin dalam hal teknologi,” kata Jeronimo.
Event 9 September dan Ekspektasi
Latar belakang Ternus yang berperan dalam pengembangan produk inti Apple serta melahirkan Apple Watch dan AirPods membuatnya diharapkan mampu mengarahkan produk-produk berbasis AI. Ia juga berperan penting dalam memelopori peralihan Apple merancang chip komputer sendiri, alih-alih bergantung pada pemasok eksternal seperti Intel.
Pada Apple Event 9 September mendatang, Ternus diperkirakan mengumumkan produk terbaru, yakni iPhone 18 Pro Series, iPhone lipat pertama Apple, serta Siri yang kini berbasis AI. “Steve Jobs adalah sang pakar inovasi dan disrupsi, sedangkan Tim Cook adalah sang pakar eksekusi. Saya rasa John Ternus bisa menjadi perpaduan dari keduanya,” tutup Jeronimo.









