Jakarta, ArgumenRakyat.com — Platform kecerdasan buatan ChatGPT milik OpenAI, Claude dari Anthropic, dan Grok dari X mengalami gangguan serentak dalam beberapa jam terakhir, dengan dugaan awal berkaitan dengan layanan komputasi awan Microsoft Azure.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lonjakan laporan pengguna terpantau di DownDetector, seiring konfirmasi dasbor status ketiga platform yang sempat tidak dapat diakses. Alat bantu pemrograman berbasis AI, Cursor, juga ikut terdampak akibat gangguan pada Grok dan Claude. Sementara itu, Google Gemini tidak terpengaruh kendala ini.
Fenomena tumbangnya tiga platform AI sekaligus dinilai unik karena kendala teknis pada layanan AI sebenarnya cukup lumrah. Dugaan sementara mengarah ke Microsoft Azure yang juga mencatat peningkatan laporan gangguan, mengingat ketiga platform mengandalkan layanan komputasi awan tersebut meski juga memakai penyedia lain.
Teori Serangan Negara dan Chip Nvidia
Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, melontarkan teori bahwa peristiwa ini kemungkinan besar bukan gangguan teknis biasa. Ia menduga ada aktor negara di balik tumbangnya ketiga layanan serta menyoroti ketergantungan platform tersebut pada chip Nvidia.
“Kelihatannya ada negara yang menjatuhkan Claude, ChatGPT, dan Grok,” kata Hoskinson. Menurut dia, Google Gemini selamat karena model AI buatan Google memakai Tensor Processing Units (TPUs) buatan sendiri. “Mereka semua menggunakan chip Nvidia, Google tidak,” ujarnya menanggapi pengguna media sosial.
Layanan Berangsur Pulih
Perkembangan terakhir menunjukkan sejumlah layanan mulai berangsur pulih seiring menurunnya laporan gangguan. OpenAI menyatakan perbaikan telah diterapkan dan sistem sedang dalam proses pemulihan. Claude mengonfirmasi sebagian besar modelnya kembali normal, kecuali Opus 4.8 dan Opus 5, sementara pihak Grok masih menginformasikan gangguan di platform mereka.









