Banjir Bandang Solok: 474 Jiwa Mengungsi, 1 Hilang

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Bandang Solok: 474 Jiwa Mengungsi, 1 Hilang. (Foto: Tribunnews)

Banjir Bandang Solok: 474 Jiwa Mengungsi, 1 Hilang. (Foto: Tribunnews)

SOLOK, ArgumenRakyat.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 474 jiwa masih mengungsi akibat banjir bandang atau galodo yang menerjang Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9/2026) malam.

Ratusan Warga Bertahan di Sejumlah Titik Pengungsian

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, merinci para pengungsi tersebar di beberapa lokasi. Sebanyak 39 jiwa mengungsi di Rumah Dinas Wakil Bupati Solok, 17 jiwa di Rumah Dinas Bupati, tujuh jiwa di Rumah Ladang, dan 410 jiwa mengungsi secara mandiri di lokasi yang tersebar.

“Sebanyak 474 jiwa mengungsi, terdiri dari 39 jiwa di Rumah Dinas Wakil Bupati Solok, 17 jiwa di Rumah Dinas Bupati, tujuh jiwa di Rumah Ladang dan 410 jiwa melakukan pengungsian secara mandiri yang tersebar,” kata Berton dalam siaran pers BNPB di Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Data sementara per 24 September 2026 mencatat satu orang meninggal dunia, satu orang masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian, satu orang mengalami luka berat, serta tiga orang mengalami luka ringan. Tim gabungan masih menyusuri aliran sungai untuk mencari korban yang belum ditemukan.

Baca Juga:  BNPB Kawal Pemulihan Pascagempa M 7,7 di Ngada

Kerusakan Infrastruktur dan Dorongan Percepatan Penanganan

Kerusakan bangunan juga cukup luas. Tercatat 11 unit rumah rusak berat, satu unit rumah rusak sedang, dan 32 unit rumah rusak ringan. Dua kantor pemerintahan rusak berat dan delapan kantor pemerintahan rusak ringan, sementara kios atau toko terdampak seluas 300 meter persegi serta satu rumah ibadah ikut terkena material banjir. Lima ruas jalan dan dua jembatan turut mengalami kerusakan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak pada Kamis (24/9/2026). Rombongan menyisir jembatan, kompleks Pemerintah Daerah Kabupaten Solok, dan lokasi pengungsian untuk memastikan penanganan darurat berjalan terpadu.

Baca Juga:  Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

“Alhamdulillah, Pak Bupati sudah menetapkan status kedaruratan selama 14 hari. Saya minta 14 hari ini jangan diperpanjang,” kata Suharyanto saat meninjau penanganan bencana di Kabupaten Solok.

Pemerintah menyiapkan bantuan bagi warga yang rumahnya rusak dan mengungsi di rumah kerabat sebesar Rp600 ribu per keluarga per bulan selama tiga bulan atau total Rp1,8 juta. Bagi warga yang tidak memiliki keluarga sebagai tempat mengungsi, pemerintah akan menyiapkan hunian sementara sebelum diarahkan ke hunian tetap.

Bencana diawali hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Solok sejak sore hari dan meningkatkan aliran sejumlah sungai, khususnya di sekitar Jorong Kayu Aro, Kecamatan Gunung Talang. Material pasir, batu, dan lumpur dari longsor bukit di sekitar kawasan Kantor Bupati Solok menerjang permukiman hingga meluap ke badan Jalan Raya Solo–Padang.

Berita Terkait

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap
Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur
Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta
Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot
Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan
Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Palembang
IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa
Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB