Gempa Flores NTT: Korban Bertambah, Listrik dan Sinyal Lumpuh

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan rusak akibat gempa M 7,7 di Manggarai dan Manggarai Barat, NTT (Foto: Dok. IHCP)

Bangunan rusak akibat gempa M 7,7 di Manggarai dan Manggarai Barat, NTT (Foto: Dok. IHCP)

MAUMERE, ArgumenRakyat.com — Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi, dilaporkan bertambah, sementara listrik dan sinyal komunikasi lumpuh total di sebagian besar wilayah Flores.

Korban Meninggal Dilaporkan Bertambah

Gubernur NTT Melki Laka Lena menyebutkan lima orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa tersebut, dua di antaranya dari Maumere, Kabupaten Sikka, dan tiga lainnya dari Kabupaten Manggarai. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dua korban terkonfirmasi meninggal dunia di Pelabuhan El Say, Sikka, dan pendataan di lapangan masih terus berlangsung.

Baca Juga:  Sianida 4,1 Ton Asal Filipina Digagalkan di Gorontalo Utara

Warga di Kabupaten Sikka dan Manggarai dilaporkan masih mengungsi serta bersiaga di luar rumah. Gempa yang berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo itu juga dirasakan hingga Sulawesi Selatan dan Nusa Tenggara Barat.

Listrik dan Sinyal Lumpuh, Peringatan Tsunami Dicabut

Sebagian besar wilayah Flores mengalami pemadaman listrik total dan gangguan sinyal komunikasi, sehingga pendataan korban serta kerusakan menjadi terhambat. Sejumlah bangunan dilaporkan rusak, antara lain fasilitas di Ruteng dan Labuan Bajo, termasuk Pelabuhan El Say di Maumere yang mengalami kerusakan.

Baca Juga:  Kebakaran Hanguskan Empat Rumah di Agam, Belasan Mengungsi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mencabut peringatan dini tsunami pada pukul 07.30 WIB setelah gempa yang terjadi pukul 04.58 WIB tersebut. Meski peringatan tsunami telah berakhir, BMKG mengimbau warga tetap mewaspadai gempa susulan yang masih terjadi.

(Sumber: BNPB, IHCP, TribunFlores / kanal YouTube Tribun Cirebon, tvOne News)

Berita Terkait

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap
Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur
Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta
Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot
Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan
Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Palembang
IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa
Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB