Tepis Kabur dari Diskusi UGM, Wamentan Beberkan Kronologi Kericuhan

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mahasiswa UGM Geruduk Diskusi, Wamentan, Kepala BP Taskin, Menteri ATR/BPN di UGM

Foto: Mahasiswa UGM Geruduk Diskusi, Wamentan, Kepala BP Taskin, Menteri ATR/BPN di UGM

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Agenda diskusi ilmiah di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung riuh. Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, bersama Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Budiman Sudjatmiko, hadir dengan intensi merajut dialektika terbuka bersama mahasiswa. Namun, atmosfer demokratis itu mendadak fragil.

Berdasar rekaman yang berselancar di jagat virtual, sekelompok mahasiswa merangsek masuk dan memprotes dengan eskalasi suara tinggi saat Budiman tengah memaparkan argumentasinya. Raungan sirine dari pengeras suara sengaja dipekikkan guna mendisrupsi jalannya forum.

Menanggapi friksi tersebut, Sudaryono memberikan klarifikasi komprehensif terkait motif kehadiran mereka. Mengonstruksi basis argumentasinya, Sudaryono berujar dalam keterangannya yang dikutip dari detikNews, Selasa (16/6/2026):
“Kami datang ke UGM memang untuk berdiskusi. Acara ini sudah direncanakan sejak lama dan telah mendapat izin dari pihak kampus. Ini juga bukan kegiatan pertama semacam ini,” jelas eks ajudan Prabowo itu.

Baca Juga:  Mantan Anggota Kopassus Dibacok di Cakung, Polisi Selidiki

Ia mengklaim telah membuka ruang diskursus seluas-luasnya untuk menampung kritik atas kebijakan publik. Mengeksplorasi prinsip transparansi, Sudaryono menambahkan:

“Ditanya apa saja tidak masalah. Diadili seperti apa saja juga tidak masalah. Kami hadir untuk berdialog secara demokratis,” ungkapnya.

Sayang, proses deliberasi itu terinterupsi oleh segelintir massa yang menuntut pembubaran paksa, karena dianggap tidak layak ikut dalam acara tersebut. Memetakan dinamika konflik di lapangan, Sudaryono memungkasi, “Kami sempat berdiskusi sekitar 30 sampai 40 menit. Tetapi kemudian ada sekelompok orang yang menginginkan forum dihentikan. Padahal sebagian besar mahasiswa justru ingin mendengar dan berdialog,” ujarnya kembali.

Baca Juga:  Kemenhub Perkuat Transportasi Rendah Karbon Lewat ITS 2026

Sementara itu, Tiyo Ardianto eks Ketua BEM UGM yang santer dibicarakan akhir-akhir ini karena kritis terhadap kebijakan populis menjelaskan dalam akun instagramnya bahwa penjilat tidak layang dapat tempat di UGM, ”Penjilat memang tidak layak dapat tempat di Kampus Rakyat,” tulis Tiyo di Instagramnya.

Sementara pada slide kedua bertuliskan, ”UGM tolak penjilat rezim.” tulis Tiyo sambil mengunggah poster penolakan.

Berita Terkait

Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo Besok
Balita 20 Bulan Tewas di Kebayoran, Saksi Ungkap Detiknya
Kades di Batanghari Korupsi Dana Desa Rp542 Juta
Teras SDN Woro Bojonegoro Runtuh, Kerugian Rp25 Juta
DKI Salurkan KJP Plus dan KJMU ke 36.295 Penerima
Bareskrim Tahan Tiga Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden
Hujan Es Terjang Kuningan, 50 Rumah Warga Rusak
Enam Kabupaten di Jatim Dikepung Banjir dan Longsor

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:40 WIB

Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo Besok

Rabu, 4 November 2026 - 11:35 WIB

Balita 20 Bulan Tewas di Kebayoran, Saksi Ungkap Detiknya

Rabu, 4 November 2026 - 11:29 WIB

Kades di Batanghari Korupsi Dana Desa Rp542 Juta

Rabu, 4 November 2026 - 10:39 WIB

DKI Salurkan KJP Plus dan KJMU ke 36.295 Penerima

Rabu, 4 November 2026 - 10:34 WIB

Bareskrim Tahan Tiga Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden

Berita Terbaru

Guru besar Politani Payakumbuh Edi Syafri bercerita tentang tiga peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Daerah

Nyaris Mati Tiga Kali, Guru Besar Politani Bicara Ajal

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:48 WIB

Guru besar Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Edi Syafri menjadi narasumber podcast Kusieh Bendir. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Daerah

Ibu Tak Tamat SD, Anaknya Jadi Guru Besar di Payakumbuh

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:46 WIB

Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo Besok. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo Besok

Rabu, 4 Nov 2026 - 11:40 WIB

Kades di Batanghari Korupsi Dana Desa Rp542 Juta. (Foto: iNews Batanghari)

Hukum

Kades di Batanghari Korupsi Dana Desa Rp542 Juta

Rabu, 4 Nov 2026 - 11:29 WIB