ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Pasar modal domestik mengawali akhir pekan dengan impresi positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat ke level 5.965,115 pada pembukaan perdagangan Jumat, 12 Juni 2026. Mengutip data RTI Business pukul 09.02 WIB, indeks melonjak 76 poin atau sebesar 1,29 persen sesaat setelah dibuka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Apresiasi ini ditopang oleh dominasi 361 saham yang menguat, berbanding 88 saham melemah, dan 188 saham stagnan. Secara umum, indeks bergerak dinamis pada rentang 5.952,852 hingga 5.967,544, menyokong kapitalisasi pasar hingga Rp10.437 triliun. Likuiditas pagi pun tergolong progresif, mencatat volume 1,1 miliar saham dengan nilai transaksi Rp988 miliar dari 85.094 kali frekuensi perdagangan.
Membaca arah pergerakan ini, kita dapat melihatnya dari analisis saham Binaartha Sekurita, memberikan proyeksi teoretis pasca-indeks menguat 2,71 persen di level 5.902,376 pada akhir perdagangan 10 Juni 2026. Berdasarkan analisis teknikal komprehensif, mereka menghadirkan sebuah hipotesis, sebagai berikut:
IHSG masih dapat melanjutkan tren positif jangka pendek dari wave iv menuju area 6.143-6.263, asalkan tidak turun di bawah support minor yang berada di level 5.519. Pada skenario alternatif, digambarkan adanya potensi IHSG membentuk pola konsolidasi apabila penutupan hariannya masih di bawah 5.964.
Kini, support IHSG kokoh di 5.314, 5.052, dan 4.858, sedangkan resisten membentang pada 5.964, 6.264, dan 6.459 di tengah indikator MACD yang netral.









