Waspada ‘Liquid Zombie’: Cara Membedakan Cairan Vape Asli dengan Narkoba Cair yang Sedang Marak

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Waspada 'Liquid Zombie': Cara Membedakan Cairan Vape Asli dengan Narkoba Cair yang Sedang Marak (Foto AI)

Ilustrasi Waspada 'Liquid Zombie': Cara Membedakan Cairan Vape Asli dengan Narkoba Cair yang Sedang Marak (Foto AI)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Tren rokok elektrik atau vaping di Jakarta dan sekitarnya kini menghadapi ancaman serius. Ancaman ini melampaui perdebatan masalah kesehatan paru-paru. Sebab, para pelaku kejahatan mulai menyalahgunakan perangkat vape sebagai media peredaran narkoba jenis baru. Publik mengenal narkoba ini dengan istilah Liquid Zombie. Fenomena ini mulai menghantui komunitas vapers di ibu kota. Polda Metro Jaya baru saja mengungkap sindikat narkoba cair. Penangkapan terjadi di sepanjang awal tahun 2026. Fakta mengejutkan terungkap: botol-botol kemasan liquid ilegal beredar luas di pasar gelap.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kandungan Etomidate dan Sabu Cair dalam Liquid Ilegal

Peneliti Indonesia bersama pihak kepolisian menemukan zat berbahaya dalam liquid ilegal. Kandungan tersebut meliputi anestesi medis jenis Etomidate hingga sabu cair. Para penjual menyebarkan produk ini secara tertutup. Mereka memanfaatkan media sosial dan toko daring.

Zat Etomidate bukan sekadar pemberi efek rileks biasa. Zat ini merupakan obat bius medis. Hanya profesional kesehatan yang boleh menggunakannya, dan itu pun di bawah pengawasan ketat. Jika seseorang menghirup zat ini melalui vape, dampaknya sangat berbahaya. Pengguna bisa mengalami kejang otot. Detak jantung dapat menurun drastis. Kondisi zombie pun muncul: pengguna kehilangan kontrol penuh atas kesadaran, namun tetap dalam keadaan terbangun.

Baca Juga:  Dampak Perubahan Iklim dalam Kehidupan Sehari-hari: Dari Meja Makan hingga Ancaman Bencana

Konsumen dan orang tua harus lebih waspada. Arus distribusi produk vape di Jakarta sangat padat. Jangan sampai Anda terjebak menjadi korban. Berikut beberapa ciri fisik yang perlu Anda perhatikan.

Periksa pita cukai. Hal pertama yang wajib Anda periksa adalah legalitas pita cukai. Pita cukai menempel pada tutup botol atau kemasan. Liquid resmi selalu dilengkapi pita cukai asli dengan cetakan tajam. Sebaliknya, narkoba cair seringkali tidak memiliki pita cukai. Atau mereka menggunakan stiker cukai palsu. Stiker palsu terlihat kasar dan pudar. Pelaku melakukan ini untuk menghindari deteksi petugas.

Harga Tidak Wajar Menjadi Indikator Kuat

Faktor harga juga menjadi indikator utama. Masyarakat perlu mewaspadai penawaran mencurigakan. Biasanya penjual menawarkan liquid dalam botol kecil atau cartridge sekali pakai. Mereka membanderol dengan harga tidak masuk akal, misalnya ratusan ribu hingga jutaan rupiah per botol. Harga yang melambung jauh di atas standar pasar mencerminkan nilai jual zat narkotika di dalamnya.

Secara fisik, liquid zombie sulit dibedakan dengan mata telanjang. Namun, narkoba cair seringkali memiliki konsistensi tidak stabil. Cairannya terlihat keruh. Atau Anda mungkin menemukan endapan kristal kecil di dasar botol. Endapan ini patut Anda curigai sebagai zat kimia berbahaya.

Baca Juga:  Pentingnya Sarapan Pagi untuk Konsentrasi Kerja

Anda juga perlu mewaspadai istilah-istilah kode. Para penjual menggunakan bahasa tertentu di komunitas atau media sosial. Contoh istilah tersebut antara lain High DoseSpecial Blend, atau Obat Tidur Cair. Istilah-istilah ini menjanjikan efek halusinasi tertentu. Padahal, liquid standar hanya akan mencantumkan kadar nikotin dalam satuan miligram. Tidak ada embel-embel efek psikotropika atau bius.

Aroma Kimia Tajam atau Hantaman Langsung di Kepala

Terakhir, perhatikan aroma dan efek yang Anda rasakan. Aroma kimia yang tajam dan menyengat menandakan bahaya. Sebaliknya, ketiadaan aroma sama sekali juga bisa berbahaya, apalagi jika memberikan efek hantaman langsung di kepala. Kedua tanda ini mengindikasikan adanya campuran zat sintetis berbahaya.

Kesimpulannya, konsumen di kota besar harus lebih cerdas. Belilah produk hanya dari toko vape resmi yang memiliki reputasi baik. Jangan mudah tergiur harga murah atau efek luar biasa yang tidak wajar. Keamanan bukan hanya soal apa yang Anda hirup, tetapi juga dari mana produk tersebut Anda dapatkan. Tetap waspada dan lindungi diri Anda dari bahaya liquid zombie.(**)

Berita Terkait

Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang
Waspada Sayur Berformalin, Ini Cara Mendeteksinya
Telinga Tersumbat Lama? Bisa Jadi Gejala Kanker Nasofaring
512 Santri Keracunan MBG, BGN Suspend SPPG Sidoarjo 30 Hari
Frozen Yogurt atau Es Krim, Mana Lebih Aman untuk Gula Darah?
Pembunuh Wanita dalam Kardus di Bandung Ditangkap
7 Cara Mengajarkan Anak Mengelola Emosi Sejak Dini
Satori Mangkir dari Panggilan KPK Kasus CSR BI-OJK

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:05 WIB

Longsor Tambang Ilegal Sumbawa Tewaskan 3 Penambang

Jumat, 4 September 2026 - 10:21 WIB

Waspada Sayur Berformalin, Ini Cara Mendeteksinya

Rabu, 2 September 2026 - 16:35 WIB

Telinga Tersumbat Lama? Bisa Jadi Gejala Kanker Nasofaring

Rabu, 2 September 2026 - 16:20 WIB

512 Santri Keracunan MBG, BGN Suspend SPPG Sidoarjo 30 Hari

Rabu, 2 September 2026 - 10:20 WIB

Frozen Yogurt atau Es Krim, Mana Lebih Aman untuk Gula Darah?

Berita Terbaru

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua. (Foto: CNN Indonesia)

Gaya Hidup

7 Ciri Anak Cerdas yang Jarang Disadari Orang Tua

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:25 WIB

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Australia Usulkan Aturan Matikan Algoritma Medsos

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:20 WIB

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029. (Foto: Tribunnews)

Ekonomi

Utilisasi Industri Kopi Ditargetkan 86,6 Persen pada 2029

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:15 WIB

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina. (Foto: Tribunnews)

Nasional

Putin-Trump Telepon Bahas Upaya Akhiri Perang Ukraina

Rabu, 9 Sep 2026 - 10:08 WIB