Harga Emas Melonjak, Investor Berburu Aset Safe Haven di Tengah Ketidakpastian Global

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Harga Emas Melonjak, Investor Berburu Aset Safe Haven di Tengah Ketidakpastian Global (fotoAI)

Ilustrasi Harga Emas Melonjak, Investor Berburu Aset Safe Haven di Tengah Ketidakpastian Global (fotoAI)

JAKARTA, ARGUMENRAKYAT.COM — Harga emas di pasar domestik kembali mencatatkan kenaikan signifikan pada perdagangan hari ini. Lonjakan harga logam mulia tersebut membuat minat masyarakat terhadap investasi emas meningkat, terutama sebagai instrumen safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data dari PT Aneka Tambang Tbk melalui platform Logam Mulia Antam, harga emas batangan dilaporkan telah menembus kisaran Rp3.059.000 per gram. Angka ini menjadi salah satu level tertinggi dalam beberapa waktu terakhir di pasar domestik.

Kenaikan harga emas tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga mengikuti tren global yang menunjukkan peningkatan permintaan terhadap aset lindung nilai. Ketegangan geopolitik di berbagai kawasan serta fluktuasi nilai tukar sejumlah mata uang dunia mendorong investor beralih ke emas sebagai pilihan investasi yang relatif stabil.

Baca Juga:  Subsidi Energi Diperketat, Beban Rumah Tangga Kian Terimpit

Analis pasar menilai bahwa emas selama ini dikenal sebagai instrumen safe haven, yakni aset yang cenderung bertahan nilainya ketika terjadi gejolak ekonomi atau ketidakpastian global. Ketika pasar saham atau mata uang mengalami tekanan, emas sering menjadi alternatif investasi yang dianggap lebih aman.

Selain faktor geopolitik, pelemahan beberapa mata uang terhadap dolar Amerika Serikat juga turut mendorong kenaikan harga emas. Kondisi ini membuat investor global meningkatkan kepemilikan logam mulia sebagai strategi diversifikasi portofolio.

Di sisi lain, meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas juga dipengaruhi oleh kemudahan akses pembelian, baik melalui gerai resmi maupun platform digital. Saat ini, investasi emas tidak hanya dilakukan dalam bentuk fisik, tetapi juga melalui layanan emas digital yang semakin populer di kalangan investor ritel.

Baca Juga:  Pecah Rekor Terpanas 2026! Harga Emas Antam Tembus Rp2,91 Juta, Dipicu Harga Emas Dunia USD 5.000

Pengamat ekonomi menilai tren kenaikan harga emas masih berpotensi berlanjut apabila ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global belum mereda. Namun demikian, investor tetap disarankan untuk memperhatikan strategi investasi jangka panjang serta kondisi pasar sebelum mengambil keputusan pembelian.

Dengan tren kenaikan harga yang terus terjadi, emas kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu instrumen investasi yang paling diminati masyarakat di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.(**)

Berita Terkait

Bagaimana IHSG Hari Ini? Menguat atau Melemah
Anton Permana Ingatkan Ancaman Resesi Global dan Rapuhnya Fiskal Domestik
Rupiah Menguat, Apa yang Terjadi?
IHSG Melemah di Awal Pekan: Bayang Bearish dan Asa Rebound
Purbaya: Jerat Denda untuk Importir “Bandel” di Tanjung Priok
Kadin Jabar Ingatkan Soal Jerat Rupiah dan Bayang-Bayang Kriminalitas
Mualem Peringatkan Jakarta: Jangan Jadikan Aceh Penonton di Blok Andaman
Dony Oskaria Tegaskan Transparansi Danantara, Tepis Kekhawatiran Birokrasi Gemuk

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:47 WIB

Bagaimana IHSG Hari Ini? Menguat atau Melemah

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:01 WIB

Anton Permana Ingatkan Ancaman Resesi Global dan Rapuhnya Fiskal Domestik

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:04 WIB

Rupiah Menguat, Apa yang Terjadi?

Senin, 8 Juni 2026 - 11:12 WIB

IHSG Melemah di Awal Pekan: Bayang Bearish dan Asa Rebound

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:12 WIB

Purbaya: Jerat Denda untuk Importir “Bandel” di Tanjung Priok

Berita Terbaru

Foto: Vinicius Junior (Instagram @vinijr)

Sport

Vinicius Junior Memilih Setia di Chamartín

Sabtu, 13 Jun 2026 - 14:26 WIB