BANDUNG BARAT, ArgumenRakyat.com — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menargetkan Peringatan Hari Desa Nasional 2027 menjadi momentum kebangkitan UMKM dan ekonomi desa.
Target itu disampaikan Yandri saat Launching Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2027 dan Kick Off Liga Desa 2026-2027 di Lapangan Panglejar Cisomang Barat, Cikalong Wetan, Bandung Barat, Sabtu (10/10/2026).
“Insyaallah dengan begini akan membangkitkan rasa persatuan kesatuan desa, kemudian silaturahmi akan semakin kuat, UMKM akan bangkit, ekonomi desa akan bergerak,” ujar Mendes Yandri dalam sambutannya.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →14 Lomba, dari Liga Desa sampai Film Pendek
Peringatan Hari Desa Nasional 2027 dirangkai dalam Festival Bangun Desa Bangun Indonesia dengan 14 perlombaan. Di antaranya Liga Desa, Desa Ekspor Terbaik, Desa dengan BUM Desa Terbaik, Pemuda Pemudi Pelopor Desa Terbaik, Lomba Film Pendek, dan Desa Bebas Narkoba.
Kegiatan itu digelar di sejumlah provinsi, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan. Setiap lomba diarahkan menjadi wadah agar masyarakat desa memanfaatkan potensi sesuai kemampuan masing-masing.
Khusus Liga Desa, pemain dipastikan warga desa asli. Aturan ketat itu diawasi langsung oleh Mendes Yandri bersama Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria dan pihak lain yang dilibatkan, dengan tujuan menemukan potensi pemuda desa.
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, berharap ajang ini menjadi peluang kemajuan desa. Ia menambah hadiah Rp150.000.000 untuk juara Liga Desa 2026-2027. “Mudah-mudahan melalui Liga Desa semua jadi atlet nasional,” harap Raffi.
Turut hadir Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Bandung Barat Ritchie Ismail, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, dan Anggota Komisi I DPR RI Verrel Bramasta.
Potensi Desa Butuh Dikenalkan Lebih Luas
Mendes Yandri menegaskan desa tidak perlu merasa kecil dibanding kota. Menurutnya, desa-desa di Indonesia berpeluang menjadi pelaku utama ekonomi nasional. “Tidak perlu malu menjadi orang desa, insyaallah desa-desa di Indonesia akan menjadi pelaku utama ekonomi Indonesia, akan go internasional,” tegasnya.
Lima tahun lalu, sebuah kedai kopi kecil di pinggir jalan hanya dikenal warga satu kelurahan. Perlahan pelanggan dari kabupaten sebelah mulai berdatangan setelah menemukan video singkat tentang cara baristanya menyeduh dan memilih biji kopi. Tidak ada iklan mahal di balik itu, hanya rekaman sederhana yang diunggah rutin lalu dibagikan pelanggan sendiri.
Rekaman yang tayang hari ini ibarat tabungan yang berbunga: makin sering muncul, makin besar peluang orang mengenali usaha Anda. Kuncinya bukan sekadar rajin mengunggah, tetapi tahu siapa yang ingin disapa dan pertanyaan apa yang perlu dijawab. Di titik itulah digital marketing bertemu strategi konten, SEO, dan optimasi mesin pencari agar produk mudah ditemukan saat calon pembeli mencari.
Dimensia Creative membantu pemilik usaha menyiapkan bekal digital tersebut, mulai dari produksi konten video, dokumentasi kegiatan, hingga live streaming acara. Rencananya disusun bersama Anda dan disesuaikan dengan kapasitas tim maupun anggaran. Tanya dulu kebutuhan Anda lewat WhatsApp 0812-6349-2788 atau telusuri paketnya di dimensiacreative.com.
Selain video pendek, nama baik usaha butuh ruang bercerita yang lebih panjang. Podcast Kusieh Bendi membuka kesempatan bagi pengusaha, tokoh daerah, dan pemilik brand menyampaikan gagasan kepada publik secara lebih personal. Kirim usulan narasumber atau kerja sama melalui dimensiacreative.com/proposal.









