Gejala Awal Kanker Lambung yang Sering Diabaikan

- Jurnalis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gejala Awal Kanker Lambung yang Sering Diabaikan (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Gejala Awal Kanker Lambung yang Sering Diabaikan (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Kanker lambung termasuk lima jenis kanker dengan kasus baru terbanyak di dunia, dengan perkiraan 980 ribu kasus baru dan 642 ribu kematian sepanjang 2024.

Gejala Mirip Gangguan Pencernaan Biasa

Pada tahap awal, kanker lambung bisa tidak menimbulkan keluhan yang jelas. Ketika muncul, tanda-tandanya kerap menyerupai gangguan pencernaan umum, mulai dari perut kembung dan sering bersendawa hingga cepat kenyang meski baru makan sedikit.

Keluhan lain yang perlu diwaspadai antara lain mual atau muntah, sulit menelan, nafsu makan menurun, berat badan turun tanpa disengaja, nyeri di perut bagian atas, tubuh mudah lelah, dan tinja berwarna lebih gelap. Gejala serupa juga bisa muncul pada orang dengan kondisi lain, seperti refluks asam lambung.

Baca Juga:  Waspada Hantavirus di Indonesia: Kemenkes Catat 23 Kasus di 9 Provinsi

Karena itu, mengalami satu gejala tidak otomatis berarti terkena kanker lambung. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan bila keluhan memburuk, tidak membaik setelah tiga minggu, atau disertai kesulitan menelan dan penurunan berat badan tanpa sebab jelas.

Baca Juga:  Bahaya Menghirup Asap Karhutla bagi Tubuh dan Paru-paru

Empat Jenis Kanker Lambung

Jenis kanker lambung ditentukan oleh sel tempat kanker pertama kali berkembang. Adenokarsinoma merupakan jenis paling sering dan bermula dari sel kelenjar yang melapisi bagian dalam lambung.

Jenis lainnya adalah tumor stroma gastrointestinal yang tumbuh dari sel khusus di dinding saluran pencernaan, tumor neuroendokrin dari sel penghasil hormon, serta limfoma yang bermula dari sel sistem kekebalan tubuh. Karena berasal dari sel berbeda, pemeriksaan medis diperlukan untuk menentukan jenis dan penanganan yang tepat.

Berita Terkait

Enam Produk yang Bisa Dicoret dari Belanja Bulanan
Nasi Beku Tahan Berapa Lama? Ini Cara Menyimpannya
Kenapa Nyeri Perut Berulang Terjadi? Ini Penjelasannya
Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka
Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini
7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa
Bahaya Karbon Monoksida yang Tak Berwarna dan Tak Berbau
5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Merokok secara Bertahap

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Enam Produk yang Bisa Dicoret dari Belanja Bulanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Gejala Awal Kanker Lambung yang Sering Diabaikan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Nasi Beku Tahan Berapa Lama? Ini Cara Menyimpannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Kenapa Nyeri Perut Berulang Terjadi? Ini Penjelasannya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka

Berita Terbaru

Prabowo Perintahkan Cabut Izin 32 Perusahaan Karhutla. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Prabowo Perintahkan Cabut Izin 32 Perusahaan Karhutla

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:43 WIB

Istri di Takalar Ditikam Suami, Korban Kritis. (Foto: iNews.id)

Nasional

Istri di Takalar Ditikam Suami, Korban Kritis

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:34 WIB

KMP Batumandi Tenggelam di Perairan Merak Usai Terbakar. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

KMP Batumandi Tenggelam di Perairan Merak Usai Terbakar

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:29 WIB

Status Saksi, Nusron Wahid Tak Bisa Dicegah ke Luar Negeri. (Foto: Wikimedia Commons)

Nasional

Status Saksi, Nusron Wahid Tak Bisa Dicegah ke Luar Negeri

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:24 WIB

Menko Perekonomian: AI Jadi Mesin Pertumbuhan Baru. (Foto: Dok. ANTARA)

Bisnis

Menko Perekonomian: AI Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:13 WIB