Kenapa Nyeri Perut Berulang Terjadi? Ini Penjelasannya

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenapa Nyeri Perut Berulang Terjadi? Ini Penjelasannya (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Kenapa Nyeri Perut Berulang Terjadi? Ini Penjelasannya (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Nyeri perut yang datang kembali setelah mereda bisa dipicu beragam kondisi, mulai penumpukan gas hingga gangguan pencernaan fungsional.

Enam Penyebab yang Paling Umum

Keluhan pertama umumnya berasal dari gas yang menumpuk di saluran pencernaan sehingga menimbulkan kembung dan nyeri hilang timbul. Intensitasnya bervariasi, dari tidak nyaman ringan hingga sakit tajam, dan biasanya berkurang setelah serdawa atau buang angin. Pemicunya bisa makanan tertentu, makan terlalu cepat, atau terlalu banyak menelan udara.

Nyeri juga bisa berasal dari luar organ pencernaan, misalnya ketegangan otot akibat olahraga, mengangkat barang berat, atau cedera. Rasa sakit jenis ini lebih terasa saat bergerak, mengubah posisi, batuk, atau mengencangkan perut, dan umumnya membaik dengan istirahat serta kompres.

Baca Juga:  Susah BAB Meski Rutin Makan Sayur? Ini Kata dr Tirta

Penyebab lain adalah infeksi virus saluran pencernaan seperti norovirus yang memicu kram disertai muntah, diare, atau demam selama sekitar satu hingga tiga hari. Sembelit dengan buang air besar kurang dari tiga kali seminggu, tinja keras, dan sulit dikeluarkan juga membuat perut penuh serta nyeri.

Tukak Lambung hingga Iritasi Usus

Tukak lambung berupa luka pada lapisan lambung dapat menimbulkan nyeri tumpul atau sensasi terbakar di perut bagian atas dan hilang timbul selama beberapa hari hingga berbulan-bulan. Penyebab umumnya infeksi Helicobacter pylori dan penggunaan obat antinyeri tertentu tanpa pengawasan.

Baca Juga:  5 Fakta Kopi yang Jarang Diketahui, dari Usus sampai Otak

Keluhan menetap bisa mengarah pada irritable bowel syndrome, gangguan pencernaan fungsional yang memburuk setelah makan atau saat stres. Penderitanya mengalami diare atau sembelit serta perut kembung, tetapi tidak sampai menimbulkan pendarahan atau penurunan berat badan.

Karena penyebabnya beragam, pemeriksaan dokter tetap diperlukan untuk memastikan akar keluhan, terutama bila nyeri tak kunjung mereda atau muncul gejala penyerta yang mengganggu aktivitas harian.

Berita Terkait

Nasi Beku Tahan Berapa Lama? Ini Cara Menyimpannya
Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka
Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini
7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa
Bahaya Karbon Monoksida yang Tak Berwarna dan Tak Berbau
5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Merokok secara Bertahap
Maltodekstrin Bukan Gula, Ini Fungsi dan Peran dalam Pangan
7 Negara dengan Visa Kerja Termudah untuk Pekerja

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Nasi Beku Tahan Berapa Lama? Ini Cara Menyimpannya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Kenapa Nyeri Perut Berulang Terjadi? Ini Penjelasannya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:08 WIB

7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa

Berita Terbaru

Ruang pertunjukan film dengan layar besar dan baris kursi penonton. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Projjal Moitra (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Dari Tugas Kuliah Satu Menit ke Film Layar Lebar

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:46 WIB

Rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi tabrak lari Jorong Piladang, Kabupaten Limapuluh Kota. (Foto: Dok. CCTV via ArgumenRakyat)

Peristiwa

Tabrak Lari di Piladang 50 Kota, Polisi Buru Innova Hitam

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:00 WIB

Tokopedia-TikTok Shop Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM. (Foto: Dok. ANTARA)

Bisnis

Tokopedia-TikTok Shop Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:32 WIB

Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace dari Bundaran HI. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace dari Bundaran HI

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:26 WIB