ARGUMENRAKYAT.COM — Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Kepolisian mencatat sekitar 25 persen kendaraan telah meninggalkan wilayah Jakarta menuju berbagai daerah tujuan mudik, terutama di Pulau Jawa dan Sumatra.
Lonjakan kendaraan ini diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring mendekatnya perayaan Idul Fitri. Aparat memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 16 hingga 18 Maret 2026.
Kepadatan lalu lintas mulai terlihat di sejumlah ruas jalan tol utama yang menjadi jalur favorit pemudik. Salah satunya adalah Jalan Tol Trans-Jawa yang menjadi jalur utama menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Selain jalur darat menuju Pulau Jawa, peningkatan arus kendaraan juga terpantau menuju pelabuhan penyeberangan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatra. Banyak pemudik memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kemacetan panjang saat puncak arus mudik.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar mempersiapkan perjalanan dengan matang, mulai dari memastikan kondisi kendaraan hingga memperhatikan waktu istirahat selama perjalanan.
Selain itu, pemudik juga disarankan memanfaatkan informasi lalu lintas terkini serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga kelancaran arus kendaraan selama periode mudik Lebaran.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang hari raya, pemerintah bersama aparat keamanan terus melakukan berbagai langkah pengaturan lalu lintas untuk memastikan perjalanan pemudik tetap aman dan lancar.(**)









