SABAH, ARGUMENRAKYAT.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang wilayah Sabah, Malaysia, pada Minggu (23/2/2026). Getaran gempa dilaporkan terasa hingga sejumlah wilayah di Kalimantan Utara, Indonesia.
Berdasarkan informasi awal dari otoritas meteorologi setempat, gempa terjadi pada siang hari waktu setempat dengan pusat gempa berada di wilayah daratan Sabah. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai potensi tsunami akibat peristiwa tersebut.
Getaran Dirasakan Warga Perbatasan
Sejumlah warga di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, khususnya di Kabupaten Nunukan dan sekitarnya, melaporkan merasakan getaran selama beberapa detik. Getaran dirasakan cukup kuat pada bangunan bertingkat, meski tidak berlangsung lama.
“Terasa goyang sebentar, warga sempat keluar rumah untuk memastikan kondisi aman,” ujar salah seorang warga Nunukan kepada ArgumenRakyat.com.
Belum Ada Laporan Kerusakan Besar
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat laporan resmi terkait korban jiwa maupun kerusakan signifikan baik di Sabah maupun wilayah Indonesia yang merasakan dampak gempa. Otoritas setempat di Malaysia masih melakukan pemantauan serta pendataan dampak gempa di sejumlah distrik.
Di Indonesia, BMKG menyatakan gempa tersebut termasuk gempa tektonik yang bersumber dari aktivitas pergerakan lempeng di kawasan tersebut. BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pemantauan Berlanjut
Sementara itu, pemerintah daerah di Kalimantan Utara mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir dan perbatasan, untuk tetap waspada serta mengikuti perkembangan informasi resmi dari pihak berwenang.
ArgumenRakyat.com akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terbaru terkait dampak gempa bumi ini.
Penulis: Redaksi Argumen Rakyat
Editor: Admin AR









