Siaga Akhir Tahun! BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem: Jabodetabek Terancam Hujan Petir dan Angin Kencang

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia

Ilustrasi cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia

JAKARTA, ArgumenRakyat.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan serius bagi warga di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Menjelang puncak perayaan pergantian tahun 2025 ke 2026, potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang diprediksi akan mengepung wilayah ini dalam beberapa hari ke depan.

Peringatan ini dikeluarkan menyusul adanya deteksi bibit siklon dan pola konvergensi angin yang meningkatkan pembentukan awan hujan (kumulonimbus) secara masif di atas langit Jabodetabek.

Titik Rawan dan Estimasi Waktu

Berdasarkan rilis terbaru BMKG pada Senin (29/12), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan akan mulai mengguyur pada siang hari dan mencapai puncaknya pada sore hingga menjelang malam.

  • Jakarta Selatan & Jakarta Timur: Diimbau waspada terhadap potensi kilat/petir dan genangan air di titik-titik rawan banjir.

  • Bogor & Depok: Waspada potensi angin kencang yang dapat mengakibatkan pohon tumbang, terutama di area perbukitan dan jalan protokol.

  • Tangerang & Bekasi: Potensi hujan durasi singkat namun intensitas sangat tinggi yang dapat mengganggu jarak pandang pengendara.

Baca Juga:  Menko Polkam Djamari Chaniago Tolak Gelar Datuak, Soroti Makna Kehormatan dalam Adat Minangkabau

Ancaman “Pohon Tumbang” dan “Banjir Rob”

ArgumenRakyat.com memantau bahwa selain curah hujan, ancaman angin kencang menjadi perhatian utama. Masyarakat diminta untuk tidak berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan yang konstruksinya rapuh. Bagi warga di wilayah pesisir Jakarta Utara, waspadai pula potensi banjir rob karena adanya pengaruh pasang air laut di penghujung Desember ini.

Imbauan Bagi Warga yang Hendak Berlibur

Pihak berwenang meminta masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca secara real-time melalui aplikasi Info BMKG. Bagi pengendara motor, disarankan untuk tidak memaksakan diri berkendara saat hujan lebat dan menghindari penggunaan jas hujan model ponco yang berisiko tersangkut di roda.

Baca Juga:  Konsolidasi Kabinet: Inilah Alasan Prabowo Gelar Retret Menteri di Hambalang Besok

“Kami meminta masyarakat tetap tenang namun waspada. Siapkan perlengkapan darurat dan pastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat untuk meminimalisir potensi genangan,” ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG dalam keterangannya.

Persiapan Malam Tahun Baru

Dengan adanya peringatan ini, sejumlah rencana kegiatan luar ruangan (outdoor) untuk malam tahun baru di beberapa titik di Jakarta diprediksi akan mengalami penyesuaian. Pemerintah daerah mengimbau penyelenggara acara untuk menyiapkan skenario darurat jika cuaca tidak memungkinkan.(**)

Berita Terkait

Wacana Kurikulum Ekologi 2026: Menakar Strategi Membangun Generasi Sadar Bencana
Pemerintah Isyaratkan 160 Ribu Formasi CPNS 2026, Fokus pada Talenta Digital dan Fresh Graduate
Negara Makin Kuat, Pasar Makin Dikontrol: Rakyat Diuntungkan atau Dibatasi?
BBM Tak Naik, Tapi Dompet Rakyat Tetap Tercekik: Ada Apa dengan Ekonomi Kita?
Isu Kenaikan BBM 1 April 2026 Mencuat, Pemerintah dan Pertamina Beri Klarifikasi
Pemerintah Pertimbangkan Pangkas Program Makan Gratis, Efisiensi atau Ancaman bagi Rakyat?
Dua Kapal Tanker Minyak Sempat Ditarik, Pemerintah Bertindak Cepat Amankan Pasokan Energi Nasional
Ekonomi Indonesia Diprediksi Melambat Setelah Lebaran 2026, Ini Penyebabnya
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:00 WIB

Wacana Kurikulum Ekologi 2026: Menakar Strategi Membangun Generasi Sadar Bencana

Kamis, 16 April 2026 - 12:34 WIB

Pemerintah Isyaratkan 160 Ribu Formasi CPNS 2026, Fokus pada Talenta Digital dan Fresh Graduate

Selasa, 7 April 2026 - 16:25 WIB

Negara Makin Kuat, Pasar Makin Dikontrol: Rakyat Diuntungkan atau Dibatasi?

Selasa, 7 April 2026 - 15:11 WIB

BBM Tak Naik, Tapi Dompet Rakyat Tetap Tercekik: Ada Apa dengan Ekonomi Kita?

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:22 WIB

Isu Kenaikan BBM 1 April 2026 Mencuat, Pemerintah dan Pertamina Beri Klarifikasi

Berita Terbaru

Ilustrasi Foto Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern.(Foto AI)

Kesehatan

Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:00 WIB