JAKARTA, ArgumenRakyat.com — PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) meraih dua penghargaan pada ajang The Best Contact Center Indonesia 2026 yang diberikan Indonesia Contact Center Association (ICCA), Kamis (24/9/2026).
Penghargaan tersebut adalah Gold untuk kategori The Best Customer Experience dan Silver untuk kategori The Best Contact Center Operation. Kompetisi itu diikuti ratusan peserta dari 62 institusi, dinilai oleh 130 juri individual nasional serta didukung 18 juri korporat program dari 8 negara.
Layanan Cepat dan Solutif Jadi Penilaian
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menilai capaian itu sejalan dengan arah perusahaan yang makin berorientasi pada pelanggan. “Penghargaan yang berhasil diraih tahun ini sejalan dengan langkah InJourney Airports yang semakin fokus pada customer-oriented dengan melakukan berbagai peningkatan layanan bandara. Ini sebagai bagian dari perjalanan transformasi untuk menjadikan bandara sebagai wajah kebanggaan bangsa,” ujar Pahlevi.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Ia menegaskan suara pengguna jasa menjadi dasar perbaikan layanan. “Layanan suara pelanggan dan pengguna jasa bandara menjadi bagian penting bagi kami dalam Melayani Sepenuh Hati melalui respons yang cepat, responsif dan solutif,” katanya.
Untuk memudahkan interaksi, InJourney Airports menyediakan sejumlah kanal contact center, mulai dari nomor telepon 172, WhatsApp 0816770172, email contact@injourneyairports.id, akun X @CCINJAirports, Instagram @ccinjourneyairports, hingga live chat di situs resmi injourneyairports.id. Seluruh kanal itu beroperasi 24 jam sehari dengan pusat layanan di InJourney Airports Command Center, kawasan Bandara Soekarno-Hatta.
Konsistensi Sejak 2016
Penghargaan serupa sebelumnya juga diraih pada 2016, 2017, 2018, serta periode 2021 hingga 2026. Tim contact center tidak hanya menunggu laporan masuk, tetapi aktif menangkap suara pelanggan di media sosial untuk memberi bantuan atau solusi, sekaligus mengelola hubungan dengan pelanggan dan menerima interaksi dari pengguna jasa.
Cerita tentang layanan yang baik tidak selalu lahir dari ruang rapat. Sebuah kedai kecil di pinggir jalan bisa tiba-tiba ramai hanya karena satu video pendek yang jujur, direkam seadanya, lalu dibagikan sendiri oleh pelanggannya. Pemiliknya tidak menyewa bintang iklan; ia hanya berbicara apa adanya tentang dagangannya, dan orang percaya. Pola seperti itu berulang di banyak tempat: usaha yang bertahan bukan yang paling keras berteriak, melainkan yang paling jelas bercerita.
Karena itu, konten video kini layak diperlakukan sebagai aset jangka panjang, bukan sekadar unggahan sekali pakai. Satu video dapat dipotong menjadi beberapa format dan dipakai ulang di beranda, katalog daring, hingga balasan pesan pelanggan. Agar tidak tenggelam, setiap karya perlu dirancang dengan pemahaman digital marketing, kata kunci yang tepat, serta optimasi mesin pencari supaya usaha ditemukan saat orang benar-benar mencari. Jadwal unggah yang konsisten dan pencatatan hasil membuat strategi konten bisa dievaluasi, bukan sekadar ditebak.
Untuk percakapan yang lebih dalam, Podcast Kusieh Bendi menyediakan ruang bagi pemilik usaha menuturkan jatuh bangunnya, dan bagi tokoh daerah menyampaikan gagasan bagi daerahnya. Rekaman panjang semacam itu membangun personal branding yang melekat di ingatan pendengar. Contoh format kolaborasinya bisa dilihat di dimensiacreative.com/proposal.
Dimensia Creative mendampingi pelaku usaha maupun instansi yang ingin menata langkah itu, mulai dari produksi konten video, siaran langsung, sampai penyusunan strategi digital marketing yang terukur. Percakapan awal bisa dibuka lewat WhatsApp 0812-6349-2788, dan daftar layanannya tersedia di dimensiacreative.com.









