BUKITTINGGI — PT Dimensia Digital Multimedia (Dimensia Creative) mengumumkan proyek terbarunya: sebuah film semi dokumenter tentang 100 tahun Jam Gadang, ikon Sumatera Barat yang telah berdiri sejak 1926. Proyek ini menjadi langkah besar perusahaan asal Payakumbuh tersebut dalam memasuki ranah produksi film dokumenter sejarah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
100 Tahun Saksi Bisu Sejarah
Jam Gadang genap berusia 100 tahun pada 2026. Menara jam hadiah Ratu Belanda Wilhelmina ini bukan sekadar landmark wisata — ia adalah saksi bisu perjalanan bangsa: dari era kolonial, pendudukan Jepang, revolusi kemerdekaan, PRRI, hingga era digital hari ini.
“Satu abad Jam Gadang menyimpan banyak cerita yang tak terucap. Kata-kata yang tertahan selama 100 tahun — akhirnya akan kami buka dalam film ini,” ujar Rudi Pratama, Direktur Produksi Dimensia Creative.
Podcast Kusieh Bendi — program talkshow andalan Dimensia Creative — telah memulai riset awal melalui tiga episode khusus yang membedah sejarah Jam Gadang dari berbagai sudut pandang. Episode-episode ini menjadi fondasi riset untuk pengembangan naskah film semi dokumenter.
Menggali Narasi yang Terlupakan
Film semi dokumenter ini tidak hanya akan menyajikan fakta sejarah yang sudah diketahui publik, tetapi juga menggali narasi-narasi alternatif yang jarang diungkap — sisi gelap, cerita yang sengaja dilupakan, dan fakta-fakta mengejutkan tentang monumen kebanggaan masyarakat Minangkabau ini.
“Tidak semua cerita Jam Gadang indah. Ada sejarah yang sengaja dilupakan atau ditutupi. Film ini akan menjadi refleksi sejarah untuk generasi hari ini,” lanjut Rudi.
Format Semi Dokumenter: Fakta dan Narasi
Format semi dokumenter dipilih untuk memberi ruang kreatif bagi penuturan sejarah yang lebih hidup — memadukan fakta historis dengan elemen naratif yang menyentuh emosi penonton. Pendekatan ini diharapkan dapat menjangkau audiens yang lebih luas, termasuk generasi muda yang selama ini hanya mengenal Jam Gadang sebagai spot foto wisata.
Kolaborasi dan Dukungan
Dimensia Creative membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak — sejarawan lokal, budayawan, sineas, serta dukungan dari pemerintah daerah dan sponsor. Proyek ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata bagi pelestarian sejarah dan budaya Sumatera Barat.
“Kami ingin film ini menjadi hadiah untuk masyarakat Bukittinggi dan Sumatera Barat di ulang tahun ke-100 Jam Gadang. Sebuah karya yang akan dikenang, bukan sekadar tontonan,” tutup Rudi.
Tentang Dimensia Creative
PT Dimensia Digital Multimedia (Dimensia Creative) adalah perusahaan kreatif berbasis di Payakumbuh, Sumatera Barat. Bergerak di bidang produksi konten digital, podcast, live streaming, dan kini produksi film dokumenter. Dimensia Creative juga mengelola media Argumen Rakyat dan memproduksi podcast Kusieh Bendi yang tayang rutin di YouTube.
Punya proyek film, dokumenter, atau konten kreatif yang ingin diproduksi secara profesional? Dimensia Creative siap menjadi partner produksi Anda. Hubungi kami di 0812-6349-2788 atau kunjungi dimensiacreative.com/proposal/.









