10 Tahun Keliling Indonesia Naik Mobil Tua! Denny & Beda Temukan Jejak Minang dari Kalimantan hingga Ternate

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH — “Kenapa harus takut enggak makan? Kenapa harus takut kehabisan uang?” Bagi Denny Hendrawan dan Beda Zubaida, pasangan suami istri asal Payakumbuh, pertanyaan itu sudah terjawab dalam 10 tahun perjalanan mereka mengelilingi Indonesia — dengan sebuah Ford Everest keluaran 2004.

10 Tahun, Satu Mobil Tua

Denny dan Beda memutuskan melepas kehidupan konvensional di kota besar dan menjadikan kabin mobil sebagai rumah mereka. “Mau nunggu jadi sultan dulu? Menunggu dari sultan untuk bisa seperti itu,” canda Denny tentang keputusan yang dipandang aneh oleh banyak orang.

Mereka memulai tanpa kepastian finansial, mengandalkan keyakinan dan kreativitas. “Ada orang beli — mungkin karena kasihan atau mau support. Itulah cicilan mobil lunas, duit terkumpul. Di situ aku berpikir, ‘Oh, ternyata ini bisa ya.'”

Jejak Peradaban Minang di Seluruh Nusantara

Salah satu temuan paling berharga dari perjalanan mereka adalah bukti nyata peradaban Minangkabau di berbagai pelosok Indonesia. “Di Kalimantan Tengah, ada satu suku Dayak yang percaya nenek moyang mereka keturunan dari Minangkabau. Orang di sana sudah umum cerita itu.”

Baca Juga:  Buya Syamsu Anwar Mangkuto Malin Berpulang, Pergi Seorang Ulama Karismatik Asal Taeh Baruah

Di Sulawesi Selatan, fakta sejarahnya bahkan lebih konkret. “Mereka mengakui penyebaran Islam di sana dibawa oleh orang-orang Minang. Ada kuburannya. Bahkan ada masjid yang diberi nama dari tokoh Minang.”

Di Labuan Bajo, di sebuah desa terpencil di atas gunung, penduduknya masih percaya leluhur mereka berasal dari Minangkabau. Begitu pula di Aceh — tepatnya di daerah Tapak Tuan — di mana bahasa Minang masih bercampur dalam percakapan sehari-hari.

Jiwa Timuran di Pedalaman

Yang paling menyentuh bagi pasangan ini adalah keramahan masyarakat pedalaman. “Di desa-desa, di daerah terpencil — malah mereka yang lebih tulus. Jiwa timuran Indonesia itu di situ. Makin di kota, makin individualis.”

Baca Juga:  Advokat Payakumbuh: Putusan Kerapatan Adat Sering 'Mentah' di Pengadilan Negeri

2 Tahun Terjebak COVID di Sulawesi

Saat pandemi melanda, mereka terjebak di Sulawesi selama 2 tahun — berpindah-pindah mencari kabupaten zona hijau. “Kita cari kabupaten-kabupaten yang zona hijau, kita geser ke sana. Eh sini zona hijau, ayo kita geser ke sana.”

Indonesia dari Kaca Mobil

Perjalanan ini membuktikan bahwa melihat Indonesia tidak perlu menunggu kaya. “Lintas barat itu, belum 15 menit kita berhenti — saking indahnya.” Bagi Denny dan Beda, hidup adalah tentang keberanian melangkah, bukan tentang menunggu sempurna.


Podcast Kusieh Bendi tayang setiap pekan di YouTube Dimensia Creative, menghadirkan kisah-kisah unik dan inspiratif dari Sumatera Barat dan Indonesia. Ingin brand Anda ikut dalam perjalanan inspiratif ini? Kami buka peluang sponsorship — kunjungi dimensiacreative.com/proposal/ atau hubungi 0812-6349-2788.

Kategori: Video

Berita Terkait

KNPI Payakumbuh: Efisiensi Disebut ‘Pisau Bedah’ yang Menghantam Aktivitas Pemuda
Ketua Tim Advokasi: SHP Pasar Blok Barat Tak Berdasar Akta Adat
Advokat Payakumbuh: Putusan Kerapatan Adat Sering ‘Mentah’ di Pengadilan Negeri
Mantan Anggota DPRD 50 Kota: Dewan Sering Hanya Jadi ‘Tukang Stempel’ Eksekutif
Nabil Anjabi: Film Bagus Tak Harus Mahal, Relevansi Cerita yang Menentukan
Pejabat Zaman Now: Ngonten untuk Transparansi, Bukan Sekadar Personifikasi Citra
Kopi Bukan Cuma Penahan Kantuk: Prof. Rince Alfia Fadri Bicara 28 Antioksidan
Ibadah Bukan Tren, Bekal “Pulang Kampung”: Ustaz Afri Eki Rizal soal Haji & Umrah

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:06 WIB

KNPI Payakumbuh: Efisiensi Disebut ‘Pisau Bedah’ yang Menghantam Aktivitas Pemuda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Ketua Tim Advokasi: SHP Pasar Blok Barat Tak Berdasar Akta Adat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Advokat Payakumbuh: Putusan Kerapatan Adat Sering ‘Mentah’ di Pengadilan Negeri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Mantan Anggota DPRD 50 Kota: Dewan Sering Hanya Jadi ‘Tukang Stempel’ Eksekutif

Minggu, 27 September 2026 - 21:09 WIB

Nabil Anjabi: Film Bagus Tak Harus Mahal, Relevansi Cerita yang Menentukan

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB