Dunia Seni Rupa Indonesia Berduka: Maestro Pelukis Nasirun Berpulang dalam Usia 60 Tahun

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sketch Art Colored ”Seniman Nasirun”

Sketch Art Colored ”Seniman Nasirun”

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Ragam seni rupa Indonesia kembali kehilangan salah satu talenta terbaiknya. Maestro seni rupa kontemporer kelahiran Cilacap, Nasirun, mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (1/8/2026) pukul 05.58 WIB di Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Yogyakarta pada usia 60 tahun.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kabar duka yang mengejutkan publik seni tanah air ini dengan cepat merebak di lini masa media sosial. Ucapan belasungkawa, doa, serta rasa kehilangan yang mendalam mengalir deras dari para sahabat, kerabat, hingga kolega sesama seniman yang mengenang dedikasi dan kanvas-kanvas karya almarhum.

​Salah satu ungkapan duka datang dari sastrawan sekaligus budayawan Agus Noor melalui akun Instagram pribadinya, @agusnoor_. Agus menyampaikan bahwa ia menerima kabar duka tersebut pada Sabtu pagi.

Baca Juga:  Syekh Jamaluddin Pasai dan Apa Hubungannya dengan Ranah Minang?

​”Mendapat kabar, pelukis Nasirun meninggal dunia, sekitar jam 05.30 an, pagi tadi, 1 Agustus 2026. Alfatihah buat Almarhum. Saya bersaksi ia orang yang baik,” ungkap Agus.
​Dalam kenangannya, Agus menyebut almarhum bukan sekadar perupa handal, melainkan figur yang memiliki kedermawanan tinggi, berkarakter jenaka, serta dibekali kesabaran yang luar biasa semasa hidupnya.
​Kepergian sang seniman tergolong mendadak bagi keluarga dan tetangga sekitar.

Bimo Aditya, tetangga almarhum, mengonfirmasi kabar duka tersebut dan menceritakan interaksi terakhirnya bersama perupa senior itu.

​”Benar (meninggal). Pak Nasirun nggak ada riwayat (sakit). Kemarin sore masih ngobrol sama aku. Cuma akhir-akhir ini mengeluh dada sakit dan asam lambung. Selama ini sehat-sehat saja,” tutur Bimo melansir dari Tito.id.

​Duka mendalam atas berpulangnya perupa berkarakter khas yang sering mengeksplorasi idiom tradisi dan wayang ini turut dirasakan oleh rekan sesama seniman lainnya.

Baca Juga:  Mengenal Benito Mussolini: Tokoh Sosialis yang Menjelma sang Duce Fasis

Perupa kontemporer kenamaan asal Lintau, Sumatra Barat, Jumaldi Alfi, turut menyampaikan penghormatan terakhirnya melalui jejaring Facebook.

​”Innalillahi wa innailahi rojiun. Telah wafat sahabat, kakak, guru kami, pelukis Nasirun. Hari Sabtu, tanggal 1 Agustus 2026, pukul 05.58 WIB. Al fatihah,” tulis Alfi di akun Facebook pribadinya Sabtu, 1 Agustus 2026. Sebagai bentuk penghormatan atas rekam jejak dan kontribusinya dalam lanskap seni rupa nasional, jenazah almarhum Nasirun rencananya dikebumikan di Kompleks Pemakaman Seniman, Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada pukul 14.00 WIB.

Perupa tersohor yang senantiasa hangat ini meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Selamat jalan, Maestro. Karya dan kebaikanmu akan terus abadi dalam ingatan zamannya.

Berita Terkait

Syekh Abdul Hamid ”Baliau Tanjuang Ipuah” Ulama yang Melahirkan Banyak Ulama Besar
Mengenal Dewi Sartika, Perempuan Melawan yang Disapa Uwi
Rekam Jejak Inyiak De-er dalam Arus Pembaruan Islam di Ranah Minangt
Syekh Muhammad Zain: Ulama Sufi Minangkabau yang Berkiprah di Tanah Malaya
Sepenggal Cerita Mengenang Kepergian Buya Malin Putiah
Mengenal Azyumardi Azra, Cendekiawan Indonesia Peraih Gelar Kebangsawanan dari Ratu Elizabeth II
Ucapan Belasungkawa Megawati untuk Khamenei Disiarkan di TV Iran
Fransisca Fanggidae: Juru Bicara Revolusi yang Terpental ke Tepian Sejarah

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Dunia Seni Rupa Indonesia Berduka: Maestro Pelukis Nasirun Berpulang dalam Usia 60 Tahun

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:03 WIB

Syekh Abdul Hamid ”Baliau Tanjuang Ipuah” Ulama yang Melahirkan Banyak Ulama Besar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:50 WIB

Mengenal Dewi Sartika, Perempuan Melawan yang Disapa Uwi

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:03 WIB

Rekam Jejak Inyiak De-er dalam Arus Pembaruan Islam di Ranah Minangt

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:22 WIB

Syekh Muhammad Zain: Ulama Sufi Minangkabau yang Berkiprah di Tanah Malaya

Berita Terbaru