Qodari Jawab Tuntutan Mahasiswa: Sebut Prabowo Panglima Lawan Kebocoran APBN

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari memberikan keterengan pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4/2026) (Dok. Bayu Pratama, ANTARA)

Foto: Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari memberikan keterengan pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4/2026) (Dok. Bayu Pratama, ANTARA)

ARGUMENRAKYAT.COMJAKARTA – Aksi demonstrasi mahasiswa pada Jumat (12/6/2026) yang menyoroti pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memantik respons dari Istana. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) RI, Muhammad Qodari, menegaskan bahwa pemerintah saat ini justru sedang gencar melakukan efisiensi dan membenahi pos belanja negara agar lebih tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pandangan Qodari, orkestrasi kebijakan yang diarsiteki Presiden Prabowo Subianto sejak awal kepemimpinannya secara konsisten berorientasi pada penghentian inefisiensi anggaran di pelbagai lini. Dalam jabaran resminya, ia menegaskan:

Baca Juga:  Zainal Arifin Mochtar Tanggapi Seskab: Pertanyakan Batasan Dana Pribadi Dinas Luar Negeri Presiden dan Efektivitas Anggaran

“Mengenai tuntutan pertama, misalnya terkait pemborosan APBN, yang dilakukan oleh Pak Prabowo justru selama ini adalah menghentikan pemborosan di berbagai sektor,” dilansir dari Tirto.id, Sabtu (13/6/2026).

Langkah tebang pilih terhadap pos belanja non-esensial tersebut diklaim telah menyelamatkan devisa negara hingga Rp300 triliun. Guna memperkuat tata kelola aset domestik, pemerintah juga menginisiasi pembentukan Danantara sebagai instrumen mitigasi kebocoran anggaran.

Terkait determinasi kepala negara dalam menangani anomali fiskal ini, pria kelahiran Palembang, Sumatra Selatan itu memberikan penjelasan kembali:

“Jadi kalau soal kebocoran, Bapak Presiden adalah panglima paling depan. Panglima dalam melawan kebocoran. Karena itu, beliau harus didukung oleh teman-teman mahasiswa,” terangnya.

Baca Juga:  Pemerintah Pertimbangkan Pangkas Program Makan Gratis, Efisiensi atau Ancaman bagi Rakyat?

Kendati demikian, dalam diskursus alam demokrasi, pemerintah memandang kritik dari elemen civitas akademika sebagai dinamika yang konstruktif. Mengakhiri eksplanasinya, Qodari memberikan refleksi terhadap aspirasi publik, dengan kembali bertutur “Tuntutan dari masyarakat, tuntutan dari mahasiswa tentu sangat wajar sebagai bagian dari proses dan sistem demokrasi. Tentu kita ingin mendengarkan masukan dan saran dari berbagai macam kelompok. masyarakat, apalagi mahasiswa,” Alumnus Political Behaviour, University of Essex, Inggris tersebut.

Berita Terkait

Purbaya Berdalih Soal Logika “Nombok” Dinas Presiden
Zainal Arifin Mochtar Tanggapi Seskab: Pertanyakan Batasan Dana Pribadi Dinas Luar Negeri Presiden dan Efektivitas Anggaran
Seskab Teddy Jawab Kritik Diplomasi: Membela Lawatan Prabowo dari Sengatan Diplomat Senio
Dony Oskaria Tegaskan Transparansi Danantara, Tepis Kekhawatiran Birokrasi Gemuk
Rupiah Merosot dan Buruh yang Terjepit Badai PHK
Purbaya Sebut Ekonomi Bagus, Di Tengah Guncangan Rupiah
Wamensesneg Jelaskan Sumber Dana Sapi Kurban Presiden
Mencermati Peringatan Jusuf Kalla soal Tekanan Ekonomi di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:13 WIB

Qodari Jawab Tuntutan Mahasiswa: Sebut Prabowo Panglima Lawan Kebocoran APBN

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:47 WIB

Purbaya Berdalih Soal Logika “Nombok” Dinas Presiden

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:08 WIB

Zainal Arifin Mochtar Tanggapi Seskab: Pertanyakan Batasan Dana Pribadi Dinas Luar Negeri Presiden dan Efektivitas Anggaran

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:50 WIB

Seskab Teddy Jawab Kritik Diplomasi: Membela Lawatan Prabowo dari Sengatan Diplomat Senio

Senin, 1 Juni 2026 - 11:16 WIB

Dony Oskaria Tegaskan Transparansi Danantara, Tepis Kekhawatiran Birokrasi Gemuk

Berita Terbaru

Foto: Ancelotti saat Laga Brasil vs Maroko di ajang World Cup 2026 (Instagram @mrancelotti)

Sport

Ancelotti dan Ujian Perdana Seleção

Senin, 15 Jun 2026 - 14:20 WIB