ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tengah menjalankan amanah penting di Arab Saudi. Ia menjadi anggota Dewan Penasihat dari Royal Commission for Riyadh City (RCRC). Pemerintah Arab Saudi sudah mempercayakan posisi ini kepadanya sejak tahun 2025. Kemudian, pada pekan ini, ia menghadiri rangkaian acara Riyadh Competitiveness Forum (RCF) di Riyadh. Dengan demikian, ia menjalankan peran strategisnya secara langsung di ibu kota Arab Saudi.
Kabar ini pertama kali mencuat setelah Anies membagikan aktivitasnya. Ia mengunggah foto dan cerita melalui akun media sosial pribadinya. Dalam unggahan itu, ia menceritakan keikutsertaannya dalam forum bergengsi tersebut. Forum ini mempertemukan para penasihat kota dari berbagai negara. Selanjutnya, Anies tampak duduk bersama timnya di sebuah ruang pertemuan megah. Mereka terlihat berdiskusi serius dengan para petinggi tata kota setempat. Oleh karena itu, publik pun mulai mengetahui peran aktif Anies di kancah internasional.
Fokus pada Transportasi Publik dan Kota Ramah Lingkungan
Dalam forum tersebut, Anies kemudian menjelaskan fokus utama diskusi. Tim dari Arab Saudi sangat tertarik untuk mempelajari transformasi transportasi publik. Tidak hanya itu, mereka juga ingin mendalami konsep pembangunan kota yang ramah lingkungan. Sebagai respons, Anies pun membagikan pengalamannya saat memimpin Jakarta. Ia menceritakan keberhasilan integrasi transportasi massal di ibu kota. Sebagai contoh, ia menyebut JakLingko yang menghubungkan berbagai moda transportasi. Setelah itu, ia juga menjelaskan kebijakan ruang terbuka hijau. Ia pun menguraikan pengembangan jalur sepeda yang ia canangkan dulu. Dengan cara ini, Anies menunjukkan bahwa Jakarta memiliki banyak pelajaran berharga.
Langkah Anies ini kemudian mendapat banyak respons positif dari publik Tanah Air. Banyak warganet yang menyatakan bangga. Mereka menilai kapasitas kepemimpinan Anies semakin diakui di kancah internasional. Di sisi lain, sejumlah tokoh publik juga memberikan apresiasi. Mereka berpendapat bahwa konsep tata ruang Indonesia mulai diperhitungkan dunia. Bahkan, beberapa pengamat menilai ini sebagai bentuk diplomasi budaya. Diplomasi pembangunan seperti ini tidak kalah penting dengan diplomasi politik. Oleh karena itu, publik menilai Anies telah membawa nama baik Indonesia.
Arab Saudi Butuh Konsultan Berpengalaman
Pemerintah Arab Saudi memang sedang gencar membangun kota-kota baru. Mereka membutuhkan banyak konsultan berpengalaman. Berbagai proyek ambisius di Riyadh memerlukan ahli tata kota. Kemudian, Anies dinilai memiliki rekam jejak yang mumpuni. Selama menjabat Gubernur DKI Jakarta (2017-2022), ia menginisiasi berbagai proyek transportasi. Ia juga mendorong pengembangan ruang publik yang inklusif. Dengan demikian, pengalamannya sangat relevan dengan kebutuhan Saudi saat ini.
Anies kemudian menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan ini. Ia mengatakan bahwa pengalaman Jakarta bisa menjadi pembelajaran berharga. Jakarta, sebagai kota metropolitan dengan tantangan kompleks, berhasil melakukan sejumlah terobosan. Setelah itu, Anies berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan hubungan bilateral Indonesia-Arab Saudi. Ia juga berkomitmen untuk terus membawa nama baik bangsa. Dengan semangat ini, ia siap memberikan kontribusi terbaiknya untuk kedua negara.(**)









