Ribuan Buruh Mulai Bergerak ke Jakarta Jelang Peringatan May Day 2026

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Ribuan Buruh Mulai Bergerak ke Jakarta Jelang Peringatan May Day 2026 (Foto AI)

Ilustrasi Ribuan Buruh Mulai Bergerak ke Jakarta Jelang Peringatan May Day 2026 (Foto AI)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Ribuan buruh mulai bergerak menuju Jakarta sejak Kamis pagi (30/4/2026). Dengan demikian, mereka bersiap mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh esok, 1 Mei.

Para pekerja memusatkan aksi tahun ini di tiga lokasi strategis. Pertama, kawasan Monumen Nasional (Monas). Kedua, Gedung DPR/MPR RI di Senayan. Ketiga, kantor Danantara di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Oleh karena itu, masyarakat perlu mewaspadai ketiga titik tersebut.

Tuntutan Utama Buruh
Selanjutnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus ketua panitia May Day, Andi Gani Nena Wea, memprediksi lebih dari 400.000 pekerja akan memadati pusat ibu kota. Kemudian, mereka menyuarakan aspirasi tentang penyesuaian upah minimum. Di samping itu, mereka juga menuntut perbaikan sistem jaminan sosial nasional. Pasalnya, para buruh menilai sistem itu belum berpihak pada kesejahteraan pekerja. Lebih lanjut, mereka mendesak pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru yang lebih adil.

Baca Juga:  Harga Emas Melonjak, Investor Berburu Aset Safe Haven di Tengah Ketidakpastian Global

Sementara itu, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menambahkan sejumlah tuntutan lain. Misalnya, para buruh menolak sistem outsourcing dan upah murah. Selain itu, mereka juga meminta perlindungan terhadap ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak. Terakhir, mereka mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT).

Aksi Damai dan Dialog dengan Pemerintah
Di sisi lain, para penyelenggara aksi menegaskan bahwa peringatan May Day tahun ini berlangsung secara damai. Mereka juga membuka ruang dialog dengan pemerintah. Dengan kata lain, aksi ini sekaligus menjadi bentuk peringatan atas hak-hak pekerja. Hak-hak tersebut harus terus diperjuangkan.

Beralih ke kondisi di lapangan, arus kendaraan besar mulai memasuki area parkir. Bus-bus pengangkut massa sudah terlihat di sekitar Gambir dan Senayan. Sebab, otoritas setempat telah menyediakan area parkir tersebut. Sebagai contoh, dari Karawang saja, sekitar 12.500 buruh dipastikan akan berangkat menggunakan bus. Tak hanya itu, mereka bahkan mendapatkan fasilitas tol gratis.

Baca Juga:  Komdigi Targetkan Perpres Etika AI Rampung Mei 2026, Perkuat Perlindungan Hak Cipta Kreator Nasional

Selanjutnya, petugas dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya mengaktifkan skema rekayasa lalu lintas. Mereka mengumumkan informasi ini melalui akun resmi. Tujuannya, rekayasa lalu lintas bertujuan meminimalisir dampak kemacetan. Akibatnya, wilayah yang terdampak meliputi Jalan Merdeka Barat, Jalan Thamrin, serta ruas menuju Senayan.

Imbauan untuk Masyarakat
Terakhir, Kabid Humas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan untuk menghindari ketiga lokasi aksi pada Jumat besok. Pasalnya, ribuan bus dari berbagai daerah sudah mulai bergerak sejak hari ini. Untuk itu, pihak kepolisian telah melakukan persiapan matang. Demikian pula, para penyelenggara juga berkomitmen menjaga ketertiban. Dengan demikian, aksi May Day 2026 diharapkan berjalan lancar. Pada akhirnya, aspirasi buruh pun dapat tersampaikan dengan baik kepada pemerintah.(**)

Berita Terkait

Mualem Peringatkan Jakarta: Jangan Jadikan Aceh Penonton di Blok Andaman
Dony Oskaria Tegaskan Transparansi Danantara, Tepis Kekhawatiran Birokrasi Gemuk
Rupiah Merosot dan Buruh yang Terjepit Badai PHK
Wilmar dan Teka-Teki Pelarian Devisa Sawit
Tan Malaka: Dialektika Geopolitik Global dan Manifesto Kemerdekaan 100% Indonesia
Hukum Revolusi: Melihat Pandangan Tan Malaka
Dinamika Perekonomian Masyarakat Minangkabau: Mengenang Kejayaan Dagang Pariaman Abad XIX
Ekspor CPO hingga Batu Bara Kini Wajib Lewat BUMN, Prabowo: Biar Rakyat Sejahtera!

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:20 WIB

Mualem Peringatkan Jakarta: Jangan Jadikan Aceh Penonton di Blok Andaman

Senin, 1 Juni 2026 - 11:16 WIB

Dony Oskaria Tegaskan Transparansi Danantara, Tepis Kekhawatiran Birokrasi Gemuk

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:24 WIB

Rupiah Merosot dan Buruh yang Terjepit Badai PHK

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:39 WIB

Wilmar dan Teka-Teki Pelarian Devisa Sawit

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:30 WIB

Tan Malaka: Dialektika Geopolitik Global dan Manifesto Kemerdekaan 100% Indonesia

Berita Terbaru