ARGUMENRAKYAT.COM, PADANG – Kecelakaan maut kembali terjadi di kawasan Padang Besi, Kota Padang, Sumatera Barat, tepatnya pada 10 Mei 2026. Tragedi ini menewaskan empat orang dan melukai sejumlah pengendara lain. Peristiwa ini memperpanjang daftar kecelakaan berulang di jalur ekstrem tersebut.
Kronologi Tragedi Padang Besi
Berdasarkan data lapangan, kecelakaan bermula saat truk bermuatan berat mengalami rem blong. Kejadian itu terjadi di turunan tajam Padang Besi. Truk kemudian menabrak sepeda motor dan bangunan warga. Empat korban jiwa langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Polisi masih menyelidiki kelayakan kendaraan, termasuk status uji KIR truk tersebut.
Desakan Tegas Zigo Rolanda
Menanggapi insiden ini, Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, memberikan respons keras. Ia mendesak pemerintah daerah dan kementerian terkait segera melakukan evaluasi total. Evaluasi mencakup seluruh jalur rawan kecelakaan di Sumatera Barat.
Zigo menekankan dua hal mendesak. Pertama, pengawasan ketat terhadap uji KIR kendaraan angkutan. Kedua, penyediaan fasilitas keselamatan jalan. Fasilitas itu meliputi jalur penyelamat (escape ramp) dan penerangan jalan yang memadai. Menurut Zigo, kontur Padang Besi yang menanjak dan menurun tajam kerap menjadi penyebab utama kegagalan rem.
“Kita tidak boleh membiarkan nyawa masyarakat melayang terus-menerus di titik yang sama. Perlu ada audit infrastruktur dan pengetatan izin operasional angkutan berat,” ujar Zigo Rolanda dalam pernyataan resminya.
Politikus yang duduk di Komisi V DPR RI ini menegaskan evaluasi total wajib mencakup audit geometrik jalan, kelayakan rambu, dan kesiapan armada angkutan umum.
Harapan Masyarakat Sumbar
Warga Sumbar, khususnya pengguna jalur penghubung antarkota, berharap langkah konkret segera hadir. Selama ini Padang Besi menjadi momok menakutkan. Zigo Rolanda mengingatkan, dengan adanya empat korban jiwa pada 10 Mei 2026, evaluasi total bukan lagi opsi. Itu adalah keharusan.
Warga kini menanti aksi nyata pemerintah. Aksi itu mulai dari pembangunan jalur penyelamat hingga penertiban izin operasional truk-truk berat. Pemberitaan ini faktual berdasarkan pernyataan resmi Zigo Rolanda dan kejadian di lokasi.
Ikuti perkembangan selanjutnya tentang kecelakaan Padang Besi, jalur rawan Sumbar, dan langkah evaluasi dari Zigo Rolanda hanya di media terpercaya.(**)









