Takut Chat Dibaca Pasangan? Psikolog Hafiz: Itu Udah Selingkuh! Ini 4 Pilar Sebelum Menikah

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH — “Selingkuh itu bukan hanya sentuh-menyentuh. Seorang pasangan takut chat-nya dibaca pasangannya — itu bagian dari perselingkuhan sebenarnya.” Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Hafiz, M.Psi, psikolog muda asal Payakumbuh, dalam podcast Kusieh Bendi yang membedah realita rumah tangga masa kini.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perselingkuhan Dimulai dari Hal Kecil

Menurut Hafiz, perselingkuhan tidak selalu dimulai dari kontak fisik. “Ada upaya untuk dekat lagi sama teman SMA-nya — itu sudah perselingkuhan, Om. Udah pintu pertama.” Menyembunyikan chat, menghapus riwayat pesan, atau merasa cemas saat pasangan memegang HP — semua itu adalah tanda bahaya yang sering diabaikan.

“Sabar itu tidak sama dengan hopeless. Kalau sudah jadi korban, selesai,” tegasnya.

Model Bio-Psiko-Sosial-Spiritual

Hafiz memaparkan empat pilar kesiapan menikah yang sering dilupakan: biologis, psikologis, sosial, dan spiritual. Masalah di salah satu pilar saja bisa mengguncang seluruh bangunan rumah tangga.

Psikologis: Banyak orang masuk pernikahan tanpa mengetahui kondisi psikologis pasangannya. “Kalau kita enggak tahu pasangan kita punya gangguan psikologis tertentu, kita akan kaget gimana cara mendampingi dia yang tiba-tiba ngamuk.” Bahkan, faktor genetik bisa menurun ke anak.

Baca Juga:  Misteri Gelap Gulita di Jantung Sumatra

Sosial-Ekonomi: Hafiz blak-blakan: “Makan cinta enggak bisa. Untuk beli bakso aja kita harus ada uang.” Ia menyebut gaya hidup hedonis sebagai pemicu utama — “Tetangga beli kulkas tiga pintu, kita harus empat pintu.”

Premarital Psychological Screening

Salah satu solusi yang ia tawarkan adalah premarital psychological screening — pemeriksaan psikologis sebelum menikah. “Pernikahan itu ibadah terpanjang. Konsep sebelum menikah bukan terkait pacaran, tapi bagaimana value yang ditanamkan dalam hidupnya. Besok habis nikah mau ngapain?”

Ia mencontohkan pentingnya memahami tipe kepribadian pasangan. “Kalau istri punya bawaan dependen — ‘Aku enggak bisa tanpa Abang’ — suami harus paham dulu. Kalau enggak ngerti, langsung temperamen. Ini bisa mengurangi beban keluarga.”

Orientasi Seksual: Bukan Tiba-Tiba

Menanggapi fenomena LGBT dalam pernikahan, Hafiz menjelaskan bahwa orientasi seksual menyimpang tidak muncul tiba-tiba. “Ini ada track record-nya, ada dinamikanya. Balik lagi ke empat faktor — biologis (hormon sejak kecil), psikologis (kepribadian), sosial (pola asuh), dan spiritual.”

Baca Juga:  Dimensia Creative Garap Film Semi Dokumenter 100 Tahun Jam Gadang: Membongkar Sejarah yang Tak Terucap

Ia menceritakan pengalaman seorang teman yang sejak kecil anaknya sudah menunjukkan preferensi non-tipikal — suka boneka, hanya berteman dengan perempuan — meskipun sudah dimasukkan ke sekolah agama dan bela diri. “Sampai kuliah, tetap begitu.”

Landasan Sebelum Bangunan

Menutup diskusi, Hafiz menekankan pentingnya memperkuat pondasi sebelum membangun rumah tangga. “Kamu harus kuatkan dulu landasan dulu. Pondasi kamu dulu. Karena kalau pondasi goyah, seluruh bangunan akan runtuh.”


Podcast Kusieh Bendi tayang setiap pekan di YouTube Dimensia Creative, membahas isu-isu sosial yang relevan bagi masyarakat Sumatera Barat. Tertarik menjangkau audiens yang peduli dengan kualitas keluarga dan hubungan? Dimensia Creative membuka kemitraan sponsorship — lihat paketnya di dimensiacreative.com/proposal/ atau WA 0812-6349-2788.

Kategori: Video

Berita Terkait

Walikota Zulmaeta Buka Suara: Transportasi Gratis & Revitalisasi Pasar Payakumbuh di Podcast Kusieh Bendi
KUSIEH BENDI: Resep Rahasia ‘Tabola Bale’, Mega-Hit Viral dari Payakumbuh yang Bergema di Istana Merdeka
KUSIEH BENDI: Mana Batas Adat, Mana Batas Kota? Datuk Patiah Baringek Kupas Sejarah & Tanah Ulayat Payakumbuh
MPL Season 2 Grand Final Disiarkan Live — Dimensia Creative Tunjukkan Standar Baru Live Streaming Esports di Payakumbuh
100 Tahun Jam Gadang: dari Darah PRRI, Simbol Kolonial, hingga Misteri Angka Romawi u2014 Isi Film Dokumenter Dimensia Creative
Dimensia Creative Garap Film Semi Dokumenter 100 Tahun Jam Gadang: Membongkar Sejarah yang Tak Terucap
Kenapa Pijat Tradisional Bisa Merusak Tulang Anda Selamanya? dr. Hari Mulia: Tulang Nyambung, Tangan Tak Bisa Gerak
Rupiah Tembus 18.000! Dr. Anton Permana: 60% Dunia Maya Kita Adalah Bot, Indonesia Dalam Perang Kognitif

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Walikota Zulmaeta Buka Suara: Transportasi Gratis & Revitalisasi Pasar Payakumbuh di Podcast Kusieh Bendi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:03 WIB

KUSIEH BENDI: Resep Rahasia ‘Tabola Bale’, Mega-Hit Viral dari Payakumbuh yang Bergema di Istana Merdeka

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:07 WIB

KUSIEH BENDI: Mana Batas Adat, Mana Batas Kota? Datuk Patiah Baringek Kupas Sejarah & Tanah Ulayat Payakumbuh

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:14 WIB

MPL Season 2 Grand Final Disiarkan Live — Dimensia Creative Tunjukkan Standar Baru Live Streaming Esports di Payakumbuh

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:03 WIB

100 Tahun Jam Gadang: dari Darah PRRI, Simbol Kolonial, hingga Misteri Angka Romawi u2014 Isi Film Dokumenter Dimensia Creative

Berita Terbaru

Pemkab Agam Transfer DBH Rp6,1 Miliar ke 92 Nagari. (Foto: Dok. ANTARA)

Daerah

Pemkab Agam Transfer DBH Rp6,1 Miliar ke 92 Nagari

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:35 WIB

UNAND Dorong Pengolahan Gambir Ramah Lingkungan di Pessel. (Foto: Dok. ANTARA)

Daerah

UNAND Dorong Pengolahan Gambir Ramah Lingkungan di Pessel

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:30 WIB

6 Jenis Buah yang Bisa Menurunkan Asam Urat. (Foto: Dok. Sumber Berita)

Kesehatan

6 Jenis Buah yang Bisa Menurunkan Asam Urat

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:25 WIB

7 Hobi yang Baik untuk Mental Anak, Asah Kreativitas. (Foto: Dok. Sumber Berita)

Gaya Hidup

7 Hobi yang Baik untuk Mental Anak, Asah Kreativitas

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:20 WIB

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Pakai Sidik Jari. (Foto: Dok. Sumber Berita)

Digital

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Pakai Sidik Jari

Jumat, 21 Agu 2026 - 13:14 WIB