Polisi Selidiki Dugaan Perundungan Anak hingga Tersetrum di Taman Kramat Pulo, Jakpus

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Bullying

Ilustrasi: Bullying

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Aksi dugaan perundungan (Bullying) terhadap anak di bawah umur kembali terjadi dan memicu keprihatinan publik. Satuan Reserse Kriminal Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Satres PPA) Polres Metro Jakarta Pusat saat ini tengah mendalami kasus dugaan perundungan yang menimpa seorang bocah laki-laki berinisial MWP (6) di Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat. Peristiwa tragis yang terjadi pada Minggu (7/6/2026) tersebut mengakibatkan korban mengalami kejang-kejang akibat sengatan listrik. Berdasarkan rekaman kamera pemantau (CCTV), korban diduga dipaksa oleh dua pelaku untuk menempel pada sebuah tiang listrik.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan resmi dari keluarga korban pada Selasa (9/6/2026). Terkait dengan manifestasi yuridis dan langkah penegakan hukum yang sedang berjalan, Kasat PPA Polres Metro Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir dari Tirto.id, Kompol Rita, menyatakan, “Tanggal 9 Juni 2026 orang tua korban sudah membuat laporan ke Polres Metro Jakpus dan sudah ditangani oleh Sat Res PPA, dan dalam proses penyelidikan,”

Baca Juga:  Capaian Gemilang Akhir Tahun: Indonesia Catat "Zero Terror Attack" Sepanjang 2025, Polri Waspadai Radikalisme Digital

Kondisi korban pascakejadian memerlukan perhatian medis intensif akibat dampak trauma fisik yang dialaminya. Nenek korban, Linda Reselin, mengungkapkan bahwa cucunya terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah ditemukan dalam kondisi kejang-kejang pascabermain di area taman. Merujuk pada kronologi empiris di tempat kejadian perkara, Linda Reselin, berujar, “Cucu saya main di taman sekitar pukul 18.30 hingga pukul 19.30 WIB. Saya dapat kabar bahwa cucu saya kejang-kejang,”

Baca Juga:  Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara Sebelum Keppres IKN Diteken

Kepastian mengenai penyebab cedera fisik yang dialami MWP baru terungkap setelah pihak keluarga melakukan verifikasi melalui alat bukti digital yang terpasang di area publik tersebut. Menguraikan visualisasi faktual yang terekam dalam data elektronik tersebut, Linda Reselin, ungkap:

“Saya besoknya ke taman untuk melihat rekaman CCTV yang ada di dalam taman. Ternyata terlihat cucu saya diduga dipersekusi oleh dua orang berinisial LNG dan RVN. Cucu saya diseret dan ditempelkan ke tiang listrik yang akhirnya membuatnya tersetrum,”

Berita Terkait

Polres Kendal Tetapkan Kiai Berinisial A sebagai Tersangka Pencabulan 50 Santriwati

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:43 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Perundungan Anak hingga Tersetrum di Taman Kramat Pulo, Jakpus

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:00 WIB

Polres Kendal Tetapkan Kiai Berinisial A sebagai Tersangka Pencabulan 50 Santriwati

Berita Terbaru

Foto: Vinicius Junior (Instagram @vinijr)

Sport

Vinicius Junior Memilih Setia di Chamartín

Sabtu, 13 Jun 2026 - 14:26 WIB

Foto: Daun Jambu Biji

Kesehatan

Fakta & Mitos Khasiat Daun Jambu Biji

Jumat, 12 Jun 2026 - 15:59 WIB