Polemik Pemotongan Video Ceramah Jusuf Kalla, Ade Armando dkk Dilaporkan ke Polisi

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polemik Pemotongan Video Ceramah Jusuf Kalla. Source: Google/AsatuNews.co.id

Polemik Pemotongan Video Ceramah Jusuf Kalla. Source: Google/AsatuNews.co.id

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Sebanyak 40 organisasi kemasyarakatan Islam melaporkan tiga tokoh publik ke Bareskrim Polri. Ketiganya adalah Ade Armando, Grace Natalie, dan Permadi Arya alias Abu Janda. Mereka tergabung dalam Aliansi Ormas Islam Menjaga Kerukunan Umat. Polisi menerima laporan dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI pada Senin, 4 Mei 2026.

Kronologi Pelaporan

Unggahan ketiga tokoh tersebut memicu pelaporan ini. Mereka mengunggah potongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), pada awal April 2026. Para pelapor menilai video itu tidak utuh dan telah dipelintir. Ade Armando mengunggah potongan video di kanal YouTube Cokro TV pada 9 April 2026. Kemudian, Permadi Arya menyusul pada 12 April 2026. Selanjutnya, Grace Natalie mengunggah pada 13 April 2026.

Para pelapor berpendapat bahwa potongan video tersebut menghilangkan konteks utama. Sebenarnya, ceramah JK bertujuan meluruskan pemahaman keliru tentang konsep syahid. Oleh karena itu, potongan video itu memicu kesalahpahaman di masyarakat. Peringatan: Kajian konteks utuh suatu berita sangat penting guna menghindari kesimpulan yang keliru.

Baca Juga:  KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Tersangka Suap Pengadaan

Pihak Pelapor dan Pendamping

Sejumlah pendamping menemani para pelapor dalam aksinya. Mereka adalah Direktur LBH Hidayatullah, Syaefullah Hamid. Selain itu, hadir pula Ketua Bidang Hukum dan HAM PB SEMMI, Gurun Arisastra. Serta perwakilan LBH PP Muhammadiyah, Gufron.

Para pelapor mendalilkan bahwa tindakan terlapor melanggar beberapa pasal. Pertama, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yakni Pasal 28 ayat (2) tentang penyebaran informasi yang menimbulkan kebencian berdasarkan SARA. Kedua, Pasal 32 ayat (1) tentang intersepsi atau penyadapan informasi elektronik. Selain itu, para pelapor juga menjerat terlapor dengan Pasal 243 dan Pasal 247 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang baru.

Baca Juga:  Polisi Gagalkan Peredaran 400 Etomidate Rp2,8 Miliar di PIK

Syaefullah menjelaskan alasan langkah hukum ini. Ia ingin mencegah potensi konflik di tengah masyarakat. Dengan demikian, kerukunan umat beragama tetap terjaga. Peringatan di sini penting: Liputan yang berimbang dan faktual perlu diutamakan untuk menjaga stabilitas sosial.

Status Terlapor dan Penyelidikan

Ketiga terlapor belum memberi keterangan resmi. Kuasa hukum mereka juga belum berkomentar. Hingga berita ini ditayangkan, polisi masih melakukan penyelidikan awal.

Sebelumnya, Aliansi Profesi Advokat Maluku (APAM) juga melaporkan Ade Armando dan Permadi Arya ke Polda Metro Jaya. Mereka melaporkan pada Senin, 20 April 2026. Polisi mencatat laporan tersebut dengan nomor LP/B/2767/IV/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Kami mengimbau pembaca untuk senantiasa mengecek informasi secara berkala. Silakan mengakses portal berita resmi dan kanal komunikasi kepolisian yang terpercaya. Dengan begitu, Anda dapat memperoleh perkembangan paling mutakhir dari kasus ini. (**)

Berita Terkait

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai
Kades Bangkalan Aniaya Perawat Puskesmas gegara Salep
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Dikerahkan
Polri-BNN Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin
Polisi Ungkap Perampokan Toko Emas Jember Terencana
KPK Geledah BPK Jateng, Sita Uang Ratusan Juta Rupiah
Satu Ton Ketamine Diamankan di Perairan Belawan
Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:45 WIB

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Kades Bangkalan Aniaya Perawat Puskesmas gegara Salep

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Polri-BNN Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:58 WIB

Polisi Ungkap Perampokan Toko Emas Jember Terencana

Berita Terbaru

Advokat Hafis Alfarisi saat menjadi narasumber podcast Kusieh Bendi. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Ekonomi

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:45 WIB

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WIB

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:35 WIB

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:29 WIB

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:23 WIB