Internet Rumah 100 Mbps Ditargetkan di Bawah Rp200 Ribu

- Jurnalis

Minggu, 1 November 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Internet Rumah 100 Mbps Ditargetkan di Bawah Rp200 Ribu (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Internet Rumah 100 Mbps Ditargetkan di Bawah Rp200 Ribu (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

0:00

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Kementerian Komunikasi dan Digital menargetkan masyarakat dapat menikmati internet fixed broadband berkecepatan 100 Mbps dengan biaya di bawah Rp200 ribu per bulan.

Bidik Tarif Sekitar Rp140 Ribu

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menjelaskan pemerintah membidik layanan internet berkecepatan 100 Mbps yang dapat dinikmati dengan biaya sekitar Rp140 ribu. Skema itu diharapkan memberi manfaat ekonomi lebih besar karena satu koneksi bisa dipakai seluruh anggota keluarga untuk berbagai kebutuhan.

“Dengan kecepatan 100 Mbps, masyarakat bisa membayar sekitar Rp140 ribu atau di bawah Rp200 ribu. Ini akan memberikan dampak ekonomi yang cukup tinggi bagi masyarakat,” ujar Nezar di Jakarta, Selasa (27/10), dikutip dari siaran pers.

Baca Juga:  IHSG Dibuka Melemah Imbas Aturan Harga Saham Rp1

Menurut dia, pembangunan jaringan fiber optik perlu diperluas agar konektivitas berkecepatan tinggi tidak hanya tersedia di kawasan bisnis atau perkotaan, tetapi juga menjangkau rumah tangga. “Internet bisa ditekan biayanya menjadi lebih murah dengan cara memperluas fixed broadband. Kita perlu memperluas jaringan fiber optik agar bisa masuk ke rumah tangga sehingga koneksinya bisa digunakan bersama oleh keluarga,” ujarnya.

Adopsi 5G Ditargetkan Naik

Selain memperluas fiber optik, pemerintah menargetkan peningkatan adopsi teknologi 5G dalam tiga hingga lima tahun mendatang. “Penguatan infrastruktur menjadi yang pertama dan paling penting. Kita akan meningkatkan adopsi teknologi 5G yang saat ini masih di bawah 10 persen, dengan target mendekati 30 hingga 40 persen dalam tiga sampai lima tahun ke depan,” kata Nezar.

Baca Juga:  Komdigi Bantah Isu Pemadaman Internet 25-27 September

Perluasan jaringan dinilai penting untuk mendukung pemanfaatan teknologi digital, mulai dari kegiatan belajar, pekerjaan, pengembangan usaha, hingga akses layanan publik. Melalui perluasan jaringan fiber optik hingga rumah tangga dan peningkatan kualitas konektivitas seluler, pemerintah berupaya memastikan infrastruktur digital nasional semakin inklusif dan terjangkau.

Berita Terkait

Agam Terbitkan 15.388 Izin Usaha dalam Sembilan Bulan
Campuspreneur Dorong Mahasiswa IPB Jadi Eksportir Muda
Raksasa AI Janji Media Bisa Tolak Konten untuk Latih AI
Menhub Intensifkan Ramp Check Seluruh Moda Jelang Nataru
UMKM Medan Dilatih Jualan Lewat Konten Digital
Harbolnas 2026 Jadi Pintu Produk Kreatif Lokal
Poco X8 dan C95 Pro Resmi Rilis di Indonesia
AI Diproyeksi Ciptakan 170 Juta Pekerjaan Baru 2030

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:07 WIB

Campuspreneur Dorong Mahasiswa IPB Jadi Eksportir Muda

Minggu, 1 November 2026 - 10:51 WIB

Internet Rumah 100 Mbps Ditargetkan di Bawah Rp200 Ribu

Minggu, 1 November 2026 - 10:45 WIB

Raksasa AI Janji Media Bisa Tolak Konten untuk Latih AI

Minggu, 1 November 2026 - 10:39 WIB

Menhub Intensifkan Ramp Check Seluruh Moda Jelang Nataru

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:21 WIB

UMKM Medan Dilatih Jualan Lewat Konten Digital

Berita Terbaru

Anak Krakatau Erupsi, Warga Banten-Lampung Diminta Tenang. (Foto: Wikimedia Commons)

Nasional

Anak Krakatau Erupsi, Warga Banten-Lampung Diminta Tenang

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:35 WIB

IDAI Peringatkan Asap Karhutla Sebabkan Stunting pada Anak. (Foto: CNN Indonesia)

Kesehatan

IDAI Peringatkan Asap Karhutla Sebabkan Stunting pada Anak

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:29 WIB

Dinov Bawa Bendera Merah Putih di Olimpiade Remaja 2026. (Foto: Dok. NOC Indonesia)

Olahraga

Dinov Bawa Bendera Merah Putih di Olimpiade Remaja 2026

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:18 WIB