IDAI Peringatkan Asap Karhutla Sebabkan Stunting pada Anak

- Jurnalis

Minggu, 1 November 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IDAI Peringatkan Asap Karhutla Sebabkan Stunting pada Anak. (Foto: CNN Indonesia)

IDAI Peringatkan Asap Karhutla Sebabkan Stunting pada Anak. (Foto: CNN Indonesia)

0:00

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Ikatan Dokter Anak Indonesia menyatakan anak-anak yang terpapar langsung asap kebakaran hutan dan lahan berisiko mengalami gangguan pertumbuhan paru yang bersifat permanen hingga berujung stunting.

Dampak Tak Berhenti di Saluran Napas

Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia, Nastiti Kaswandani, menjelaskan dampak paparan asap karhutla tidak berhenti pada gangguan pernapasan akut. “Anak-anak yang terpapar secara kronik berisiko mengalami gangguan pertumbuhan paru yang bersifat permanen, peningkatan risiko asma persisten dan penyakit paru obstruktif kronis, yang berujung pada stunting, hingga potensi gangguan perkembangan otak dan kognitif,” katanya di Jakarta, Sabtu (31/10).

Nastiti menyebut hasil studi pada kebakaran Indonesia tahun 1997 menunjukkan kapasitas paru yang lebih rendah hingga 10 tahun kemudian, serta meningkatnya risiko asma persisten dan penyakit paru obstruktif kronis. Paparan sejak dalam kandungan juga berdampak pada pertumbuhan anak, dengan efek yang bertahan hingga 17 tahun kemudian, termasuk risiko stunting dan capaian kognitif yang lebih rendah.

Baca Juga:  Polisi Gerebek Kampung Madani Batam, 18 Orang Ditangkap

Empat Langkah Antisipasi

Untuk itu, ia menekankan pentingnya monitoring ketat jangka panjang terhadap anak yang terdampak. Langkah pertama, memantau tumbuh kembang anak dengan mengukur tinggi dan berat badan secara berkala serta mewaspadai keterlambatan perkembangan. Kedua, memantau pernapasan dengan mengawasi batuk atau mengi berulang dan menilai kontrol asma.

Langkah ketiga, meningkatkan pencegahan melalui imunisasi lengkap, nutrisi yang baik, rumah bebas asap rokok, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Keempat, advokasi lingkungan melalui pemantauan udara, penyediaan ruang bersih di sekolah, dan pencegahan karhutla.

Baca Juga:  Sinar Matahari Pagi untuk Tulang: Modal Utama Lawan Osteoporosis

Nastiti menegaskan bahwa melindungi anak dari dampak karhutla berarti melindungi generasi pemimpin masa depan. Anak-anak, katanya, berhak mendapatkan masa kanak-kanak yang sehat, bukan menjadi korban udara yang beracun.

Sementara itu, Universitas Indonesia bersama Ikatan Alumni Magister Kedokteran Kerja merencanakan studi mengenai dampak kesehatan lanjutan pada pekerja dan masyarakat pascakebakaran hutan dan lahan. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Anna Rozaliyani, menegaskan kesehatan manusia harus menjadi bagian integral dari upaya perlindungan lingkungan dan penanganan karhutla.

Berita Terkait

Bendung Peusangan Aceh Pulih 70 Persen, Irigasi Mulai Terisi
Anak Krakatau Erupsi, Warga Banten-Lampung Diminta Tenang
Polisi Tangkap Pelaku Bacok-Tembak Tiga Warga Kampung Ambon
BPOM Buka Suara soal Teh Botol Sosro Diduga Isi Sabun
Kemenhut Tetapkan Dua Korporasi Tersangka Karhutla
Kakek di Lamongan Tewas Saat Selamatkan Siswi
Empat Polisi di Batam Ditangkap Saat Pesta Narkoba
Banjir dan Longsor Terjang Banyumas, 21 Kejadian

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:40 WIB

Bendung Peusangan Aceh Pulih 70 Persen, Irigasi Mulai Terisi

Minggu, 1 November 2026 - 11:35 WIB

Anak Krakatau Erupsi, Warga Banten-Lampung Diminta Tenang

Minggu, 1 November 2026 - 11:29 WIB

IDAI Peringatkan Asap Karhutla Sebabkan Stunting pada Anak

Minggu, 1 November 2026 - 11:24 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Bacok-Tembak Tiga Warga Kampung Ambon

Minggu, 1 November 2026 - 11:02 WIB

BPOM Buka Suara soal Teh Botol Sosro Diduga Isi Sabun

Berita Terbaru

Anak Krakatau Erupsi, Warga Banten-Lampung Diminta Tenang. (Foto: Wikimedia Commons)

Nasional

Anak Krakatau Erupsi, Warga Banten-Lampung Diminta Tenang

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:35 WIB

IDAI Peringatkan Asap Karhutla Sebabkan Stunting pada Anak. (Foto: CNN Indonesia)

Kesehatan

IDAI Peringatkan Asap Karhutla Sebabkan Stunting pada Anak

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:29 WIB

Dinov Bawa Bendera Merah Putih di Olimpiade Remaja 2026. (Foto: Dok. NOC Indonesia)

Olahraga

Dinov Bawa Bendera Merah Putih di Olimpiade Remaja 2026

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:18 WIB