Polisi Gerebek Kampung Madani Batam, 18 Orang Ditangkap

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Gerebek Kampung Madani Batam, 18 Orang Ditangkap. (Foto: Dok. Istimewa)

Polisi Gerebek Kampung Madani Batam, 18 Orang Ditangkap. (Foto: Dok. Istimewa)

Batam, ArgumenRakyat.com — Tim gabungan Polda Kepulauan Riau dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau menggerebek kawasan yang dijadikan sarang narkoba di Kampung Madani, Batam, dan menangkap 18 orang.

Penggerebekan berlangsung Minggu malam (25/10) di Simpang Dam Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam. Kawasan itu dinilai disalahgunakan sebagai tempat peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

“Melalui kegiatan ini, kami berupaya memulihkan kembali kawasan peredaran narkoba yang disalahgunakan sebagai tempat peredaran dan penyalahgunaan narkotika,” kata Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepulauan Riau Kompol Fauzan Afifi.

Baca Juga:  Istri di Takalar Ditikam Suami, Korban Kritis

17 Orang Positif Narkotika

Hasil pemeriksaan tes urine Bidang Dokkes Polda Kepulauan Riau menunjukkan 17 orang positif mengandung zat yang terindikasi narkotika atau zat psikoaktif, sedangkan satu orang dinyatakan negatif.

Barang Bukti yang Diamankan

Petugas mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu, dua bilah senjata tajam, satu alat hisap sabu atau bong, enam unit telepon genggam, satu gunting, beberapa pipet, serta satu unit sepeda motor.

Baca Juga:  Natal 2025: Di Balik Sukacita Salatiga, Ada Doa untuk Sumatra yang Berduka

Fauzan menyatakan kegiatan itu merupakan bentuk komitmen kepolisian bersama masyarakat dalam mendukung pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari ancaman narkotika.

Hasil pemeriksaan menjadi bagian dari proses penanganan dan pendalaman lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Berita Terkait

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan
Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang
Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol
Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun
Harga Emas Antam Naik Rp10.000 per Gram
Kades Bangkalan Aniaya Perawat Puskesmas gegara Salep
Atlet Selam Jepara Tewas Tenggelam di Porprov Jateng
Remaja Surabaya Tewas usai Bangunkan Keluarga saat Kebakaran

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:45 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp10.000 per Gram

Berita Terbaru

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer. (Foto: Wikimedia Commons)

Teknologi

Peneliti Google DeepMind Mundur Tolak AI untuk Militer

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:49 WIB

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Mantan Bupati Gowa Ajukan Penangguhan Penahanan

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:45 WIB

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Usai Tiga Hari Hujan, Asap Karhutla Balik ke Palembang

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:39 WIB

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Imigrasi Grebek Vila di Bali, 17 WNA Diduga Jalankan Pinjol

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:34 WIB

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Polisi Ungkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:28 WIB