Etika Berkomentar di Medsos yang Sering Terlupakan: Jempolmu Harimaumu

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Etika Berkomentar di Medsos yang Sering Terlupakan(Foto AI)

Ilustrasi Etika Berkomentar di Medsos yang Sering Terlupakan(Foto AI)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Banyak orang menghabiskan waktu luang minggu pagi dengan membuka media sosial. Mereka membaca berita, melihat unggahan teman, lalu menulis komentar. Sayangnya, mereka kerap melupakan etika dasar. Mereka lupa bahwa di balik layar ada manusia nyata yang membaca setiap kata. Padahal, menjaga etika di dunia digital bukan hanya melindungi diri dari jerat hukum. Kita juga menjaga martabat sendiri dan orang lain.

Jangan Bereaksi Sebelum Verifikasi

Banyak pengguna medsos terjebak kebiasaan buruk. Mereka membaca judul berita lalu langsung melontarkan komentar pedas. Mereka tidak membaca isi berita secara utuh. Akibatnya, mereka menyebarkan misinformasi. Mereka juga memicu pertengkaran yang tidak perlu. Selain itu, beberapa orang menulis dengan huruf kapital (caps lock) semua. Mereka tidak sadar bahwa cara itu berarti ‘berteriak’ atau ‘marah’ di dunia maya. Padahal, menulis dengan huruf biasa dan sopan menghasilkan komunikasi yang lebih sehat.

Baca Juga:  Waspada! Malware Klopatra dan Belasan Aplikasi Jahat Incar Rekening Bank Anda

Data Membuktikan Kondisi Memprihatinkan

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat data penting. Sepanjang Agustus – Oktober 2025, pihaknya menindak 3.943 konten disinformasi, fitnah, dan ujaran kebencian (DFK). Berbagai riset juga menunjukkan fakta mencengangkan. Sekitar 52% komentar di media sosial mengandung nada negatif atau kebencian. Ironisnya, banyak pelaku tidak menyadari kesalahan mereka. Mereka mengira komentar mereka sekadar ‘pendapat biasa’.

Hukum Siap Menjerat Pelanggar

Sejak awal 2026, KUHP baru berlaku. Pemerintah mempertegas pasal-pasal penghinaan. UU ITE juga tetap menjadi payung hukum. Jika seseorang menulis komentar fitnah atau ujaran kebencian berbasis SARA, aparat dapat menjeratnya dengan Pasal 27A atau Pasal 28 ayat (2) UU ITE. Jadi, aktivitas santai di minggu pagi berpotensi berakhir di meja hijau. Jempol yang tak terkendali bisa membawa pemiliknya ke kursi terdakwa.

Baca Juga:  Ambisi Ruang Angkasa: Misi Mars 2026 Mulai Tahap Persiapan Akhir

Jejak Digital Abadi, Pikirlah Sebelum Kirim

Rekam jejak digital tidak akan hilang. Komentar yang hari ini kita anggap sepele, suatu hari bisa dibaca oleh rekan kerja, atasan, bahkan anak cucu kita. Sebelum menekan tombol kirim, tanyakan pada diri sendiri: “Apakah komentarku membangun? Atau hanya menambah kebisingan?” Mari kita kendalikan jempol kita. Mari jadikan ruang digital lebih sehat. (**)

Berita Terkait

Jebakan ‘Lifestyle Creep’: Alasan Mengapa Gaji Naik Tapi Tabungan Tetap Segini-Sini Saja
Tren ‘Co-Working Space’ Alternatif:Kedai Kopi Lokal Bertransformasi Jadi Kantor Kedua Anak Muda
Tokoh Inspirasi AI: Fei-Fei Li, “Godmother of AI” di Balik Revolusi Kecerdasan Buatan Modern
Coba ‘Digital Detox’ Malam Ini: Manfaat Mematikan Layar HP Sejenak demi Kesehatan Mental
Butuh Ketenangan? Ini Destinasi Wisata Alam Hidden Gem yang Wajib Dikunjungi
Bukan Cuma Iseng, Ini 3 Profesi Digital Baru yang Paling Diburu Industri Kreatif Tahun Ini
Edukasi Teknologi: Selain SEO, Mulai Kenali GEO agar Konten Anda Tetap Ditemukan Kecerdasan Buatan
Bukan Masalah Waktu, Ini Cara Ilmiah Mengatasi Prokrastinasi Menurut Psikolog

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:00 WIB

Jebakan ‘Lifestyle Creep’: Alasan Mengapa Gaji Naik Tapi Tabungan Tetap Segini-Sini Saja

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:00 WIB

Tren ‘Co-Working Space’ Alternatif:Kedai Kopi Lokal Bertransformasi Jadi Kantor Kedua Anak Muda

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tokoh Inspirasi AI: Fei-Fei Li, “Godmother of AI” di Balik Revolusi Kecerdasan Buatan Modern

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:00 WIB

Coba ‘Digital Detox’ Malam Ini: Manfaat Mematikan Layar HP Sejenak demi Kesehatan Mental

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:00 WIB

Butuh Ketenangan? Ini Destinasi Wisata Alam Hidden Gem yang Wajib Dikunjungi

Berita Terbaru