Dana Desa Bisa Dipakai Bayar Iuran BPJS Pekerja Rentan

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto bertemu jajaran BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Dok. ANTARA)

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto bertemu jajaran BPJS Ketenagakerjaan. (Foto: Dok. ANTARA)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengingatkan dana desa dapat dimanfaatkan untuk membayar iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal di desa, khususnya kelompok rentan.

Menurut Yandri, salah satu pintu pemanfaatan dana desa adalah program Padat Karya Tunai Desa (PKTD). “Dana desa, salah satunya lewat program Padat Karya Tunai Desa bisa digunakan untuk membayar iuran kepesertaan BPJS TK ini,” katanya dikutip di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Pernyataan itu disampaikan Yandri dalam pertemuan dengan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat beserta jajaran di Jakarta, Selasa (15/9/2026). Ketentuan pemanfaatan dana desa untuk jaminan sosial ketenagakerjaan telah dimuat dalam Peraturan Menteri Desa PDT Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional Atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026.

Baca Juga:  BSU Rp900.000 Cair, Ini Syarat Penerima Permenaker 2026

Sasaran Program Padat Karya Tunai Desa

Pekerja yang diprioritaskan terlibat dalam program PKTD adalah penganggur, setengah penganggur, perempuan kepala keluarga, anggota keluarga miskin, serta anggota masyarakat marginal. Kelompok inilah yang dinilai paling membutuhkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Yandri menegaskan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan penting bagi warga desa karena mereka bekerja dengan risiko kecelakaan kerja dan waktu kerja yang variatif. Ia mencontohkan buruh tani hingga marbot masjid. “Iuran BPJS ini hanya Rp16.800 tapi perlindungan maksimal bagi pekerja di desa,” kata mantan Wakil Ketua MPR RI itu.

Baca Juga:  DPR Setujui 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc Mahkamah Agung

Literasi Jaminan Sosial Sampai ke Desa

Kemendes PDT dan BPJS Ketenagakerjaan berencana menggencarkan literasi jaminan sosial langsung ke desa-desa. Tujuannya agar masyarakat memahami manfaat yang bisa diterima bila menjadi peserta. Saiful menyebut peserta yang rutin membayar iuran selama tiga tahun tanpa terputus dapat memperoleh manfaat hingga puluhan juta rupiah. “Selain itu, kita juga memberikan beasiswa kepada anak peserta BPJS hingga ke jenjang perguruan tinggi,” ujar Saiful.

Berita Terkait

Hujan Es Terjang Kuningan, 50 Rumah Warga Rusak
Enam Kabupaten di Jatim Dikepung Banjir dan Longsor
BNPB: 742 Hektare Lahan Terbakar, Kalteng Terluas
Srikandi Jaga Desa Dorong Ekonomi Desa Naik Kelas
Wamendag Dorong Perdagangan Digital Perluas Pasar Ekspor
Harga Emas Antam Naik Rp10.000 Jadi Rp2.541.000 per Gram
MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Golkar Desak Ketum Parpol
Ponpes Sukoharjo Digeledah, Foksi Minta Warga Tenang

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:49 WIB

Hujan Es Terjang Kuningan, 50 Rumah Warga Rusak

Selasa, 3 November 2026 - 11:38 WIB

Enam Kabupaten di Jatim Dikepung Banjir dan Longsor

Selasa, 3 November 2026 - 11:32 WIB

BNPB: 742 Hektare Lahan Terbakar, Kalteng Terluas

Selasa, 3 November 2026 - 11:21 WIB

Srikandi Jaga Desa Dorong Ekonomi Desa Naik Kelas

Selasa, 3 November 2026 - 11:16 WIB

Wamendag Dorong Perdagangan Digital Perluas Pasar Ekspor

Berita Terbaru

Narasumber podcast Kusieh Bendi menjelaskan digitalisasi peradilan. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Digital

E-Berpadu dan AI Majelis Hakim, Wajah Baru Peradilan

Selasa, 3 Nov 2026 - 16:46 WIB

Hujan Es Terjang Kuningan, 50 Rumah Warga Rusak. (Foto: Dok. Tribun Jogja)

Nasional

Hujan Es Terjang Kuningan, 50 Rumah Warga Rusak

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:49 WIB

Pasutri Bunuh Bayi di Toilet Umum Kebayoran Lama. (Foto: Dok. Polres Metro Jakarta Selatan)

Hukum

Pasutri Bunuh Bayi di Toilet Umum Kebayoran Lama

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:43 WIB

Enam Kabupaten di Jatim Dikepung Banjir dan Longsor. (Foto: Dok. BMKG Maritim Tanjung Perak)

Nasional

Enam Kabupaten di Jatim Dikepung Banjir dan Longsor

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:38 WIB

BNPB: 742 Hektare Lahan Terbakar, Kalteng Terluas. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

BNPB: 742 Hektare Lahan Terbakar, Kalteng Terluas

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:32 WIB