BKN Proyeksikan CPNS 2026 Dibuka Juni, 160 Ribu Formasi Disiapkan untuk Tenaga Teknis Digital dan Guru 3T

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi BSSN Peringatkan Ransomware Tinbapore Incar Perbankan Nasional, Pemerintah Perketat Firewall Digital (Foto AI)

Ilustrasi BSSN Peringatkan Ransomware Tinbapore Incar Perbankan Nasional, Pemerintah Perketat Firewall Digital (Foto AI)

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memproyeksikan jadwal seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Selanjutnya, pemerintah merencanakan pembukaan seleksi tersebut pada Juni 2026.

ADVERTISEMENT

🎙️ Info Sponsorship
Iklan

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Perencanaan Kebutuhan ASN BKN, Muhammad Ridwan, menyampaikan keterangan di Kantor BKN Pusat, Jakarta, pada Senin (4/5/2026). Menurut penjelasannya, Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, akan mengumumkan formasi ASN 2026 secara resmi pada akhir Mei 2026. Lebih lanjut, pemerintah menyiapkan sekitar 160 ribu formasi CPNS. Langkah ini bertujuan untuk meregenerasi pegawai negeri. Di samping itu, percepatan reformasi birokrasi juga menjadi target utama. Kemudian, pemerintah akan memusatkan seluruh proses seleksi melalui portal resmi SSCASN. Oleh karena itu, masyarakat dapat mengakses portal tersebut di alamat sscasn.bkn.go.id.

Prioritas Formasi pada Bidang Digital dan SPBE

Pertama-tama, pemerintah memprioritaskan pemenuhan tenaga teknis di bidang transformasi digital. Pemerintah memerlukan hal ini untuk mendukung percepatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Berdasarkan dokumen pra-proyeksi kebutuhan ASN 2026, BKN menyusun beberapa jabatan prioritas. Secara rinci, jabatan tersebut meliputi pranata komputer, analis sistem, ahli keamanan siber, dan pengembang perangkat lunak.

Baca Juga:  Bitcoin Cetak Rekor Fantastis Rp1,6 Miliar: Arus Masuk ETF dan Data Inflasi AS Jadi Katalis Utama

Fokus Utama pada Guru dan Tenaga Kesehatan di Wilayah 3T

Sementara itu, kebutuhan guru dan tenaga kesehatan di wilayah 3T tetap menjadi fokus utama. Wilayah 3T mencakup daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal. Tidak hanya itu, pemerintah juga menargetkan pengisian kekosongan tenaga pendidik dari jenjang PAUD hingga SMA. Selain itu, tenaga medis seperti dokter dan perawat di daerah terpencil juga menjadi sasaran. Dengan demikian, pelamar dari putra daerah mendapatkan prioritas khusus. Demikian pula halnya dengan mereka yang bersedia melakukan relokasi ke Papua, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Utara.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan keterangan resmi kepada redaksi. Pihaknya telah mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk mereformasi tata kelola guru nasional. Reformasi tersebut mencakup penghapusan skema PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).Sebagai gantinya, DPR mengusulkan penyatuan status guru melalui jalur CPNS.

Baca Juga:  Capaian Gemilang Akhir Tahun: Indonesia Catat "Zero Terror Attack" Sepanjang 2025, Polri Waspadai Radikalisme Digital

Informasi Tambahan dan Imbauan kepada Masyarakat

Sebagai informasi pelengkap, seleksi PPPK di lingkungan instansi tertentu telah berlangsung. Contohnya, Kementerian Hak Asasi Manusia melaksanakan pendaftaran online pada 7–23 Januari 2026 melalui portal SSCASN. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat agar selalu memverifikasi informasi terbaru. Pastikan pula Anda mengecek jadwal dan persyaratan seleksi hanya melalui portal resmi BKN di bkn.go.id atau SSCASN. Terakhir, jangan mudah terpancing oleh informasi tidak resmi di media sosial. Perlu diketahui, hingga berita ini diturunkan, pemerintah masih melakukan finalisasi rencana rekrutmen. Pada tahap akhir ini, pemerintah menyesuaikan rencana tersebut dengan kemampuan fiskal negara. (**)

Berita Terkait

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs
Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!
BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’
Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang
Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih
Kapolri Buka Suara: Mengaku Pernah Ikut Tolak UU Cipta Kerja Diam-diam Bersama Buruh
Dua Ruas Tol di Jawa Disiapkan Jadi Landasan Jet Tempur
Nanik Sudaryati Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Sudaryono Ditunjuk Jadi Pengganti

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:36 WIB

Presiden Terima Surat Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo, Destry Damayanti Jadi Pjs

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Sanksi Tutup Dapur Menanti: BGN Larang Keras Program Makan Bergizi Gratis Gunakan Barang Bersubsidi!

Senin, 27 Juli 2026 - 21:19 WIB

BUMN Obral Stok Hunian Mangkrak Lewat Danantara Housing, Ratusan Anak Usaha Mulai ‘Dibersihkan’

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:57 WIB

Pengamat Kebijakan UNPAD Sebut Pendirian Universitas Republik Indonesia Perlu Perencanaan Strategis Matang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:18 WIB

Teka-teki Kipas Angin Rp 1,8 Triliun Koperasi Desa Merah Putih

Berita Terbaru