Bareskrim Geledah 2 Lokasi Sindikat Penyelundupan Emas ke Dubai

- Jurnalis

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Geledah 2 Lokasi Sindikat Penyelundupan Emas ke Dubai. (Foto: Tribunnews)

Bareskrim Geledah 2 Lokasi Sindikat Penyelundupan Emas ke Dubai. (Foto: Tribunnews)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Dittipidter Bareskrim Polri menggeledah sebuah rumah dan kantor di Tanjung Priok, Jakarta Utara, terkait kasus penyelundupan emas ilegal ke Dubai, Senin (17/8/2026), dikutip dari tribunnews.com.

20 Pakaian Dalam Dimodifikasi jadi Kantong Emas

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen M. Irhamni, menyebut penggeledahan di dua lokasi itu merupakan pengembangan dari terungkapnya penyelundupan emas ke Dubai. Di lokasi pertama, polisi menemukan 20 pakaian dalam pria yang telah dimodifikasi menjadi kantong untuk menyelundupkan emas.

Baca Juga:  TNI Evakuasi Jenazah Pilot Pesawat AMA yang Tewas Ditembak OPM di Yahukimo

Berkedok Rumah Tinggal dan Ruko Empat Lantai

Lokasi pertama diduga kuat merupakan tempat tinggal warga negara India yang sebelumnya ditangkap. Sementara kantor berupa ruko empat lantai diduga menjadi tempat warga negara India yang tergabung dalam jaringan itu melakukan transaksi emas.

"Mereka beroperasi di sini, sesuai dengan keterangan saksi masyarakat sekitar, kurang lebih delapan bulan," kata Irhamni.

Bareskrim akan berkoordinasi dengan Ditjen Imigrasi, Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta, serta PPATK untuk menelusuri aliran transaksi keuangan para pelaku. Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menangkap dua warga negara asing asal India yang diduga terlibat dalam kasus penyelundupan emas ilegal tersebut.

Berita Terkait

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta
Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot
Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan
Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Palembang
IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa
Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami
Operasi SAR KM Feronia, 5 Perairan TN Komodo Ditutup
BNPB Petakan 44 Area Terbakar di Sumsel

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:40 WIB

IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB